T menikah 13 9 2 26 31,5 30 5,1
Ide Berfikir Bunuh Diri Menikah 36 34 4 13 15,5 52 12,4
T menikah 13 9 2 13 14,7 20 13,8
Perbandingan subjek berdasarkan jenis kelamin adalah 43:6. Sebanyak 43 subjek jenis kelamin laki-laki, dan 6 subjek adalah polisi wanita. Dari 43 polisi laki sembilan diataranya memiliki status tidak menikah. Sebanyak empat polisi wanita statusnya tidak menikah dan 2 polisi statusnya menikah. Skor tertinggi stres traumatik adalah 71, ditemukan pada polis pria yang statusnya menikah, skor tersebut menempatkannya pada kategori stres traumatik yang sangat tinggi. Sedangkan skor terendah untuk stres traumatik adalah 26 , ditemukan pada polisi pria yang statusnya tidak menikah (kateogori rendah). Skor tersebut menggambatkan bahwa rentangan sebaran stres traumatik pada subjek bergerak dari sangat hingga sangat tinggi.
Skor paling tinggi untuk berfikir ide bunuh diri adalah 52, ditemukan pada subjek yang statusnya menikah. Sedangkan skor paling rendahnya adalah 20, dan ditemukan pada subjek polisi yang statusnya tidak menikah. Skor maksimal menempatkan berfikir ide bunuh diri pada subjek berada pada kategori sedang, dan skor minimalnya menempatkan kategori skor subjek berada pada kategori sangat rendah. Skor tertinggi berfikir ide bunuh diri pada polisi ditemukan pada satu subjek (Skor = 52), dengan status menikah yang juga merupakan subjek yang mempunyai skor ide stres traumatiknya sangat tinggi (skor = 71).
Tabel. 4. Kategori Stres Traumatik > Rendah dan Temuan Skor Tertinggi Stres Traumatik dan Berfikir Ide Bunuh Diri
Status Pernikahan Jenis Kelamin Skor Stres Traumatik Skor BIBD
Menikah Pria 56 15
Menikah Pria 41 13
Menikah Pria 41 13
Menikah Pria 59 30
Menikah Wanita 62 25
Menikah Pria 42 13
Duda* Pria 42 20
Menikah Pria 60 18
Menikah Pria 44 13
Menikah Pria 71* 52*
Menikah Pria 46 13
Skor 71 ditemukan pada satu subjek saja. Subjek tersebut mempunyai status menikah dan jenis kelaminnya pria. Skor tertinggi stres traumatik pada kelompok subjek yang tidak menikah 30, kategorinya rendah. Berdasarkan skornya maka perbandingannya adalah 71 : 30 (71 pada subjek status menikah : 30 pada subjek dengan status tidak menikah). Jarak yang cukup jauh dalam hal skor tertinggi memberikan informasi tentang adanya peluang bahwa stres traumatik yang lebih besar dari kateogir rendah banyak ditemukan pada polisi yang menikah. Hasil analisis mendapatkan bahwa subjek dengan skor 40 (Kategori lebih besar dari rendah) adalah 1 pada subjek yang tidak menikah (duda), dan 12 polisi yang statusnya menikah.
















