Opini Oleh Drs. SA. Soehardi & Dr. Tugimin Supriyadi,Psi. : Homicide Kejahatan yang Mengancam Kemanusiaan

oleh
Illustration of murder.

Opini :

Homicide Kejahatan yang Mengancam Kemanusiaan

Oleh Drs. SA. Soehardi & Dr. Tugimin Supriyadi,Psi.

Kejahatan pembunuhan atau homicide telah menjadi fenomena yang semakin meningkat di Indonesia. Setiap hari, kita dapat membaca berita tentang kasus pembunuhan yang terjadi di berbagai belahan negeri. Kejahatan ini tidak hanya merenggut nyawa korban, tetapi juga meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kasus pembunuhan di Indonesia telah meningkat dari 1.200 kasus pada tahun 2015 menjadi 1.500 kasus pada tahun 2020. Angka ini menunjukkan bahwa kejahatan pembunuhan telah menjadi salah satu kejahatan yang paling serius di Indonesia.

INFO lain :  Kenakalan Remaja : Sebuah Fenomena Psikologis

 

Berawal dari Tindak Kejahatan

Seperti kita ketahui bahwa terjadinya pembunuhan awalnya didahului dengan tindak kejahatan. maraknya kejahatan di Indonesia sejak tahun 2020 hingga 2025 menunjukkan tren yang cukup mengkhawatirkan. Kejahatan Umum menunjukkan data yang sangat mencengangkan, walaupun jumlah kejahatan di Indonesia pada tahun 2024 menurun menjadi 561.993 kejadian, dengan crime rate sebesar 204 per 100.000 penduduk. Namun, Survei Sosial Ekonomi Nasional menunjukkan peningkatan persentase penduduk yang menjadi korban kejahatan menjadi 0,73% pada tahun 2024.

Sementara itu kejahatan Siber di Indonesia menjadi sasaran tertinggi, kedua serangan siber di Asia Pasifik pada tahun 2024, dengan 7% dari semua insiden di kawasan ini. Jumlah serangan digital di Indonesia meningkat menjadi 139 kasus pada kuartal I 2025, dari 60 kasus pada kuartal I 2024. Kejahatan siber seperti ransomware, phishing, dan pencurian data menjadi ancaman serius.

INFO lain :  Setelah Asian Games Usai

Berikutnya tindak kejahatan yang juga berpotensi menyebabkan tindak kejahatan pembunuhan Adalah tindak kejahatan narkoba. Jumlah kejahatan narkoba di Indonesia mencapai 13 ribu kasus per April 2025, dengan modus operandi terbanyak adalah penyalahgunaan (41%) dan pengedaran (40,5%). Kelompok usia 21-30 tahun menjadi target utama kejahatan narkoba.

Yang sangat memprihatinkan adalah terjadinya Kejahatan Remaja.Β  Ratusan anak terlibat dalam tindak kriminal sejak awal tahun 2025, dengan kasus pencurian, penganiayaan, dan pengeroyokan menjadi yang paling umum, yang berdampak pada pembunuhan.Β  Faktor internal dan eksternal seperti krisis identitas, lingkungan sekitar, dan pertemanan buruk menjadi penyebab utama kejahatan remaja.

INFO lain :  π—žπ—œπ—§π—” π—§π—œπ——π—”π—ž 𝗕𝗒𝗗𝗒𝗛, 𝗛𝗔𝗑𝗬𝗔 π—Ÿπ—˜π—§π—œπ—› Taufiq Fredrik Pasiak (Ilmuwan Otak, Dekan FK UPN Veteran Jakarta)

 

Kejahatan Pembunuhan Yang Paling Meresahkan

Kejahatan pembunuhan di Indonesia telah menjadi salah satu isu yang paling meresahkan masyarakat. Masih segar dalam ingatan kita pembunuhan Berantai di Cihideung, Jawa Barat (2021). Β Seorang pria berusia 28 tahun membunuh 4 orang, termasuk 2 anak kecil, di Cihideung, Jawa Barat. Motifnya adalah dendam karena merasa tidak dihargai oleh tetangganya.