Stres Traumatik Pada Polisi : Status Pernikahan dan Berfikir Tentang Ide Bunuh Diri

oleh

Penelitian juga mendapatkan kategori untuk kedua variabel melalui dua kelompok subjek. Kelompok subjek yang statusnya menikah dan yang statusnya tidak menikah. Subjek yang statusnya menikah nilai rata-ratanya sebesar 37,3 (lihat Tabel.1 dan 2*), angka tersebut menempatkan subjek penelitian ini stres traumatiknya pada ketegori rendah. Sedangkan untuk subjek yang statusnya tidak menikah rata-rata nilainya adalah 31.5 (perhatikan Tabel.4), melalui nilai tersebut menempatkan nilai berfikir ide bunuh diri pada subjek penelitian masuk dalam kategori sangat rendah. Dengan kata lain bahwa kelompok status pernikahan dapat digunakan untuk menjelaskan keadaan subjek dalam hal stres traumatik.

INFO lain :  Perahu Dihantam Angin Kencang, Pencari Ikan di Rawa Pening Tewas

Melalui uji komparasi dengan teknik uji-t, penelitian mendapatkan adanya perbedaan yang signifikan pada stres traumatik antara subjek yang statusnya menikah dan yang tidak menikah (F=6.8 dan t=1.76). Sedikit berbeda dengan variabel berfikir ide bunuh diri, meskipun terlihat nilai rerata pada subjek yang statusnya menikah lebih besar dibandingkan dengan yang tidak menikah, tetapi hasil analisis uji-t tidak mendapatkan adanya perbedaan yang signifikan (F=1.5 dan t=0.4). Selisih skor rerata antaa kedua kelompok subjek belum cukup kuat untuk menerangkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan berfikir ide bunuh diri antara polisi yang statusnya menikah dan yang tidak menikah.

Tabel. 2. Rentangan Tingkat Kategorisasi Skor Rerata

INFO lain :  Bangunan SMK Negeri di Sragen Runtuh, Belasan Siswa Jadi Korban

Variabel               Sangat Rendah  Rendah                Sedang Tinggi    Sangat Tinggi

Stres Traumatik                < 32        >32 – 40 *             >40 – <56              >56 – <64              >64

Berfikir Ide Bunuh Diri    <23,84 *               >23,84 – 34,67    >34,67 – <56,33  >56,33 – <67,16  >67,16

Skor rerata stres traumatik pada polisi yang menikah berperan meningkatkan tingkatan stres traumatik pada polisi yang tidak menikah. Saat dispesifikan menjadi kelompok yang terpisah, polisi yang tidak menikah tinkgat stres traumatiknya berada pada tingkat sangat rendah. Tetapi ketika dileburkan menjadi satu dengan yang menikah, polisi yang tidak menikah masuk ke dalam tingkatan stres traumatik yang rendah.

INFO lain :  Energi Perdamaian dari Arena Pertandingan

Tabel.3 Perbandingan Berdasarkan Status Pernikahan

 

Variabel               Status Pernikahan           N             N Pria    N Wanita             Skor Minimal      Rerata   Skor Maks           Simpangan Baku

Stres Traumatik                Menikah              36           34           4              27           37,3        71*         11,6