TAUFIK HIDAYAT DAN PSIKOPAT Sebuah  Tinjauan  Psikologis (Bagian ke 1 dari 5 tulisan)

oleh

Di Indonesia, Komnas Perempuan (2024) mencatat bahwa banyak penyintas mengalami penurunan harga diri dan rasa bersalah yang keliru—sesuatu yang Lubis & Wulandari (2025) gambarkan: “Di tengah tekanan sosial dan sikap pelaku yang memutarbalikkan fakta, korban sering kali akhirnya meyakini bahwa dialah yang salah dan pantas disakiti”. Dampak utamanya meliputi gejala PTSD/PTSD‑K, gangguan fungsi hidup, serta kesulitan pemulihan yang diperberat oleh ketidakpastian ancaman akibat ketiadaan penyesalan pelaku.

Makna Lebih Luas: Penanganan, Perlindungan, dan Pencegahan

Tinjauan ini sama sekali bukan untuk membenarkan kekerasan—perbuatan tetap harus dipertanggungjawabkan penuh sesuai UU No. 23 Tahun 2004. Namun, Hare (2003) mengingatkan pentingnya pengetahuan ini: “Orang dengan ciri psikopat tinggi sulit diubah melalui pendekatan biasa; sistem penanganan harus berfokus pada pengendalian risiko dan perlindungan orang lain”. Sementara bagi korban, Pedoman Kemenkes (2021) menegaskan perlunya layanan berkelanjutan yang memulihkan rasa aman dan harga diri—sesuai prinsip yang dikembangkan di Indonesia.

INFO lain :  Analisis Film Dark Nuns: Sebuah Pertaruhan Peran Medis, Psikologi dan Parapsikologi

Kasus ini menunjukkan persinggungan mencolok antara perilaku yang terlihat dan konsep psikopati, namun yang paling nyata adalah dampak mendalam pada jiwa dan hidup korban. Seperti dirangkum Taufik & Wibowo (2024) dalam konteks lokal: “Pemahaman ilmiah bukan untuk memberi label, melainkan agar kita bisa mengenali bahaya lebih awal, melindungi korban dengan tepat, dan memperkuat fondasi hubungan yang sehat di masyarakat”.(*)

INFO lain :  Mengenal Psikologi Politik

 

DAFTAR RUJUKAN

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (5th ed.). Washington, DC: APA.

Hare, R. D. (2003). Manual for the Psychopathy Checklist‑Revised (2nd ed.). Toronto: Multi‑Health Systems.

World Health Organization. (2021). Violence against women: key health facts. Geneva: WHO Press.

Cunha, O., Braga, T., & Gonçalves, R. A. (2018). Psychopathy and intimate partner violence. Journal of Interpersonal Violence, 33(14), 2115‑2138.

Hyland, P., et al. (2022). The psychological subtype of intimate partner violence and its effect on mental health: systematic review with meta‑analyses. BMC Psychiatry, 22, 498.

INFO lain :  Opini Dr. Tugimin Supriyadi,Psi. : Urgensi Menekan Stres dan Emosi pada Anggota Kepolisian Unit Lalu Lintas Guna Menunjang Peningkatan Karier

Kirkman, C. A., et al. (2021). Toxic relationships: experiences and effects of psychopathy in romantic relationships. Frontiers in Psychology, 12, 664231.

Herman, J. L. (2015). Trauma and Recovery: The Aftermath of Violence—From Domestic Abuse to Political Terror. New York: Basic Books.

Stark, E. (2007). Coercive Control: The Entrapment of Women in Personal Life. Oxford University Press.