Dusun Ngaglik, Purwosari, Girimulyo merupakan lokasi terjadinya kasus antraks. Seorang pemilik sapi, Ngatijo menyembelih seekor sapi yang sekarat bersama penduduk yang tinggal di dekat rumahnya.
Daging sapi terinfeksi antraks kemudian dibagi-bagikan ke belasan tetangganya. Sebagian daging itu dijual dengan harga murah. Proses infeksi bakteri antraks adalah spora antraks yang menempel di rumput maupun berada di udara tertelan sapi membelah atau menggandakan diri di kelenjar limpa dan darah sapi.
Spora dalam jumlah banyak itu keluar saat sapi mati melalui sekresi (proses membuat dan melepaskan substansi kimiawi dalam bentuk lendir oleh sel tubuh) berupa darah dari hidung, mulut, anus, atau percikan darah. Spora kemudian terhubung dengan oksigen. Spora inilah yang sangat berbahaya, sangat akut, dan mematikan bila tidak dikendalikan dengan baik.
Spora antraks di Kulon Progo bisa menyebar ke mana-mana. Itu mengapa hewan ternak yang menunjukkan tanda-tanda terkena antraks tidak boleh dikonsumsi, harus dibakar, dan dikubur. Setelah itu, kandang tempat matinya sapi itu harus disemen agar spora yang berada di dalam tanah terkunci.
Lalu lintas hewan ternak di sekitar tempat itu harus ditutup dalam jangka waktu tertentu untuk menghambat penyebaran spora. Mobilisasi hewan ternak seperti sapi, kambing, dan domba di Daerah Istimewa Yogyakarta cukup tinggi. Daerah ini punya total populasi sapi potong 314.620 ekor pada 2017.
Populasi Sapi Potong Menurut Provinsi (2013-2017)
Populasi Kambing Menurut Provinsi (2013-2017)
Populasi sapi Yogyakarta berada di peringkat 14 dari 34 provinsi. Sapi-sapi Yogyakarta banyak dibeli pedagang besar asal Tasikmalaya, Bandung, Jakarta, dan Jawa Tengah. Pedagang itu kulakan sapi dari sejumlah pasar hewan di Sleman, Bantul, dan Gunung Kidul.
Antraks di Boyolali
Data Kementerian Pertanian menunjukkan total populasi sapi potong seluruh Indonesia 16.599.247 ekor pada 2017. Populasi sapi dari Jawa Tengah jumlahnya besar, mencapai 1.718.206 ekor pada 2017. Jawa Tengah menyumbang populasi sapi terbesar di urutan kedua setelah Jawa Timur untuk populasi skala nasional.
Jawa Tengah provinsi yang langsung berbatasan dengan Yogyakarta. Peternak dari Sleman banyak mendatangkan sapi perah dari Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Satu di antara pedagang sapi yang sering datang ke Sleman adalah Wening. Ia menawarkan sapi-sapi perah dan sapi potong dalam berbagai umur.
Wening menemui Ketua Kelompok Ternak Sapi Perah Sedyo Lestari, Budi di rumahnya di Kaliurang Timur, Sleman. Wening memperlihatkan foto-foto sapi lewat ponselnya beserta harga. Misalnya harga sapi perah per ekor Rp 15-20 juta dan sapi potong Rp 25 hingga Rp 35 juta per ekor. “Mayoritas sapi perah kami beli dari Boyolali. Banyak blantik (pedagang sapi) dari sana yang datang ke Sleman untuk tukar tambah sapi,” kata Budi.
















