Sebagai warga negara, kita pasti pernah berinteraksi dengan polisi, baik itu dalam situasi darurat maupun dalam kegiatan sehari-hari. Namun, apakah kita pernah memikirkan tentang kelebihan dan kekurangan polisi dalam menjalankan tugasnya?
Kelebihan Polisi, dapat kita lihat pelayanan kepada masyarakat yang semakin profesional. Polisi telah menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya, seperti menangani kasus kejahatan, menjaga keamanan, dan membantu masyarakat dalam situasi darurat.
Polisi juga harus dilihat dari pengorbanannya, polisi sering kali mengorbankan waktu, tenaga, dan bahkan nyawa mereka untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Selanjutnya kita juga mesti mengapresiasi pengembangan kemampuan dalam mengatasi permasalahan yang muncul di Masyarakat. Polisi telah menunjukkan kemampuan yang baik dalam menangani kasus kejahatan, seperti melakukan investigasi, mengumpulkan bukti, dan menangkap pelaku kejahatan.
Sementara itu bila kita melihat kekurangannya, sebagaian anggota polisi kita (sebut saja oknum) dalam mengatasi permasalahan yang ditanganinya terkadang masih tergoda untuk melakukkan korupsi. Tentu patut kita sayangkan sejauh ini masih ada beberapa oknum polisi yang terlibat dalam kasus korupsi, seperti menerima suap atau memeras masyarakat.
Kemudian Sebagian anggota Polisi juga masih suka melakukan kekerasan. Beberapa polisi telah melakukan kekerasan terhadap masyarakat, seperti melakukan penganiayaan atau penembakan yang semestinya tidak perlu dilakukkan.
Kekurangan polisi lainnya Adalah Kurangnya Akuntabilitas, Polisi sering kali dianggap tidak transparan dalam menjalankan tugasnya, sehingga masyarakat merasa tidak puas dengan kinerja mereka.
No Viral No Justice
Dalam menjalankan perannya sebagai pengayom, pelindung dan pelayan Masyarakat, polisi harus kita akui memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kinerja polisi, seperti meningkatkan pelatihan, meningkatkan transparansi, dan meningkatkan akuntabilitas.
Dengan demikian, kita dapat berharap bahwa polisi akan menjadi lebih profesional, lebih efektif, dan lebih akuntabel dalam menjalankan tugasnya. Sebuah harapan masyarakat bila dikatakan seperti ini, “Hallo Pak Polisi, mari kita bekerja sama untuk menciptakan masyarakat yang lebih aman dan lebih sejahtera!”
Sejak kasus Ferdy Sambo hingga Kapolda Sumbar Irjen Teddy Minahasa tersandung masalah, citra Polri sebenarnya sudah negatif di mata masyarakat. Hal itu diperparah lagi dengan ungkapan yang makin populer “No Viral No Justice”. Yang berarti seberapa banyak aduan masyarakat pada polisi, tidak akan menggerakkan kaki polisi untuk menindak-lanjuti, kecuali aduan itu sudah menyebar di Media Sosial dan didengar Kapolri.
















