Membangun Soft Skills dan Hard Skills Melalui Pengenalan Potensi Diri dengan Alat Psikologi: Cara Mengelola Kecemasan pada Dewasa Awal

oleh
Membangun Soft Skills dan Hard Skills Melalui Pengenalan Potensi Diri dengan Alat Psikologi: Cara Mengelola Kecemasan pada Dewasa Awal
Membangun Soft Skills dan Hard Skills Melalui Pengenalan Potensi Diri dengan Alat Psikologi: Cara Mengelola Kecemasan pada Dewasa Awal (Foto: Dibuat dengan aplikasi Canva)

Hal ini perlu mendapatkan penanganan agar subjek dapat mengelola kecemasan dengan lebih baik. Salah satu langkah yang bisa diambil adalah dengan mencari dukungan dari orang terdekat atau mencari bantuan profesional seperti psikolog. Mereka dapat membantu subjek untuk mengatasi masalah yang dihadapi dan memberikan cara-cara dalam melakukan kecemasan yang berarti subjek juga perlu belajar untuk mengelola stres dengan baik. Mungkin subjek dapat mengikuti aktivitas yang diminati seperti olahraga, atau menemukan hobi yang dapat menjadi pelarian untuk mengurangi stres. Penerapan teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga juga bisa membantu subjek untuk menenangkan pikiran dan mengendalikan emosi.

INFO lain :  Bertarunglah, Menanglah, dan Jadikan Namamu Abadi

Pada masalah kecemasan terhadap subjek perlu di perhatikan dan mencari dukungan terhadap orang lain seperti berbagi perasaan. Dalam proses subjek bisa menerapkan aktivitas yang focus terhadap tugas sehari – hari yang dijalaninya.

Diagnosis dan Prognosis

Diagnosis 

Diagnosis hasil asesmen yang dilakukan, subjek memiliki sifat yang tertutup, kurang membuka diri dan menjaga jarak, terkesan formal. Cenderung tertutup dan berhati-hati dalam melibatkan diri dengan orang lain. Subjek cenderung menyendiri dan lebih perhatian pada permasalahan intelektual, mekanis atau hal-hal lain yang menyenangkan dengan kesendirian, dimana subjek dapat cukup efektif dengan situasi tersebut.

Cepat bereaksi, mudah marah dan temperamental. Subjek memiliki kesenjangan pengendalian diri dan berdampak pada usahanya di rutinitas keseharian, mudah mengalami kesulitan dalam beradaptasi atau penyesuaian lingkungan. Reaktif juga bisa menjadi gambaran situasi menekan pada saat ini atau juga sebagai karakteristik pribadi seseorang. Disatu sisi subjek merupakan pemalu dan kurang percaya diri namun masih terbatas dalam lingkup sosial, sensitif dan mudah tersinggung. Sulit berbicara di hadapan kelompok dan merasa terintimidasi apabila dihadapkan pada situasi yang menekan secara interpersonal. Disatu sisi subjek cukup sensitif sebagai pendengar dan lebih cepat paham terhadap suatu resiko dari situasi.

INFO lain :  Atasi Polisi Bunuh Diri. Pengamat Sarankan Pemegang Senpi Diperketat Psikotest
Prognosis

Berdasarkan hasil asesmen psikologi yang telah dilakukan terkait dengan potensi dan kelebihan subjek, maka dapat diprediksikan prognosis subjek terhadap hasil intervensi adalah positif. Hal ini dikarenakan subjek memiliki komitmen yang kuat untuk menjadi lebih baik dari keadaan sebelumnya. Subjek menjadi lebih terbuka, kompetitif dan menekan. Subjek menjadi cenderung vokal dalam mengekspresikan pendapat dan harapan. Secara pribadi dapat membuat perintah, mengendalikan situasi sosial, namun pada waktu bersamaan masih dapat terlihat sebagai orang yang arogan, keras kepala atau banyak dalih. Subjek lebih jelas sebagai pribadi yang argumentatif apabila didukung oleh skor A yang tinggi.