Berdasarkan hasil pemeriksaan psikologis yang telah dilakukan dengan menggunakan IST diperoleh skor IQ sebesar 96 yang termasuk dalam kategori rata-rata. Pada hasil tes 16 PF, pernyataan subjek saat wawancara sejalan dengan hasil tes yaitu bahwa subjek sulit tenang dengan kecemasannya. Hasil tes 16 PF pada indikator anxiety menunjukkan kecemasan yang dialami subjek mengarah ke high anxiety. Hal ini berdampak pada kualitas tidur dan pengelolaan emosi subjek dimana ketika wawancara subjek memberikan pernyataan sulit tidur dan mengelola emosi akibat kecemasan yang dirasakan. Sejalan dengan pernyataan Savitri & Swandi (2023) kecemasan memberikan dampak pada simtom suasana hati yaitu individu mengalami sulit tidur karena kecemasan yang dialaminya. Maka, dapat menyebabkan individu untuk mudah emosi dan sulit mengontrol emosi. Tidak hanya berdampak pada kecemasan, pengalaman negatif yang dirasakan secara tidak sadar membuat subjek mengalami trust issue kepada orang lain. Trust issue merupakan istilah yang menggambarkan perasaan sulit dalam mempercayai orang lain. Hal disebabkan oleh beberapa faktor tertentu seperti trauma, pengalaman kurang baik di masa lalu, kualitas hubungan yang kurang baik dengan orang terdekat, atau kondisi obsessive compulsive disorder (OCD) (Hayya, 2023). Meskipun begitu subjek merupakan orang yang hangat dan peduli dengan orang lain dan memiliki kecenderungan untuk mendapatkan keterkaitan secara fundamental mengenai hubungan erat dengan orang lain.
Kesimpulan
Kecemasan merupakan salah satu emosi negatif yang umum dialami individu dalam kehidupan sehari-hari. Kecemasan terdiri dari perasaan tegang yang tidak menyenangkan dan ketakutan terhadap kemungkinan buruk yang akan terjadi, sering kali dipicu oleh pengalaman negatif masa lalu atau pikiran irasional tentang masa depan. Kondisi ini dapat berpengaruh signifikan terhadap hubungan interpersonal pada individu yang memasuki usia dewasa awal. Pengalaman-pengalaman tidak menyenangkan dalam hubungan interpersonal, baik dengan rekan kerja, kekasih, teman, atau keluarga, dapat memperburuk tingkat kecemasan individu. Oleh karena itu, dibutuhkan pemahaman mendalam tentang sumber kecemasan untuk mengetahui strategi untuk mengelolanya. Dengan begitu dapat mengurangi dampak negatif kecemasan terhadap kehidupan sehari-hari dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Referensi :
Ghufron, M. N., & Risnawitaq, R. S. (2012). Teori-teori psikologi. Ar-Ruzz Media.
Hayya, S. (2023). E M I K JURNAL ILMIAH ILMU-ILMU SOSIAL “Lebih Banyak Dramanya Daripada Nyatanya”: Makna, Motif, dan Keberlanjutan Hubungan Pacaran Virtual di Twitter. https://dataindonesia.id/internet/detail/pengguna-media-sosial-di-indonesia-capai-191-juta-pada-2022,
















