Selain itu dampak lain adalah pengaruh pada nilai-nilai sosial, Amnesti dan Abolisi ini dapat mempengaruhi nilai-nilai sosial di masyarakat, seperti nilai keadilan, tanggung jawab, dan akuntabilitas. Masyarakat mungkin merasa bahwa nilai-nilai ini tidak lagi dihargai.
Namun demikian selain dampak negatif tentu juga ada ada dampak positifnya. Ada juga kemungkinan bahwa Amnesti dan Abolisi ini dapat memiliki dampak positif, seperti, kesempatan kedua, Amnesti dan Abolisi ini dapat memberikan kesempatan kedua bagi Hasto Kristanto dan juga Tom Lembong untuk memperbaiki diri dan menjadi lebih baik.
Selain itu dampak positif lain adalah pengampunan, Amnesti dan Abolisi ini dapat memungkinkan Hasto Kristanto dan Tom Lembong untuk memulai hidup baru dan meninggalkan kesalahan masa lalu.
Dalam menghadapi dampak psikologis ini, penting bagi masyarakat untuk memahami konteks dan alasan di balik amnesti ini. Selain itu, perlu ada upaya untuk mempromosikan keadilan, transparansi, dan akuntabilitas dalam sistem hukum kita.
Dampak psikologis bagi penegak hukum
Dampak psikologis bagi penegak hukum yang sudah menegakkan kebenaran dapat bervariasi, tetapi beberapa kemungkinan dampaknya adalah Frustrasi dan kecewa, penegak hukum mungkin merasa frustrasi dan kecewa ketika melihat bahwa kerja keras dan keputusan mereka tidak dihargai atau bahkan dibatalkan melalui Amnesti dan Abolisi.
Kemudian merasa tidak dihargai, penegak hukum mungkin merasa bahwa upaya mereka untuk menegakkan kebenaran tidak dihargai atau diakui. Termasuk keraguan terhadap sistem hukum, penegak hukum mungkin merasa bahwa sistem hukum tidak konsisten atau tidak adil jika Amnesti dan Abolisi dapat diberikan kepada seseorang yang telah melakukan kesalahan.
Perlu juga diperhatikan bahwa terdapat dampak pada motivasi, Dimana Amnesti dan Abolisi dapat mempengaruhi motivasi penegak hukum untuk terus menegakkan kebenaran dan keadilan.(*) Ket. Foto: kompas.com.
Penulis, Psikolog, Pengamat Kepolisian & dosen Fakultas Psikologi Ubhara Jaya
















