Dampak Psikologis Amnesti dan Abolisi  Untuk Hasto Kristanto dan Tom Lembong Oleh : Dr. Tugimin Supriyadi, S.Psi.,MM.,Psikolog

oleh

Selain itu dampak lain adalah pengaruh pada nilai-nilai sosial,  Amnesti dan Abolisi ini dapat mempengaruhi nilai-nilai sosial di masyarakat, seperti nilai keadilan, tanggung jawab, dan akuntabilitas. Masyarakat mungkin merasa bahwa nilai-nilai ini tidak lagi dihargai.

Namun demikian selain dampak negatif tentu juga ada ada dampak positifnya. Ada juga kemungkinan bahwa Amnesti dan Abolisi ini dapat memiliki dampak positif, seperti, kesempatan kedua, Amnesti dan Abolisi ini dapat memberikan kesempatan kedua bagi Hasto Kristanto dan juga Tom Lembong untuk memperbaiki diri dan menjadi lebih baik.

Selain itu dampak positif lain adalah pengampunan, Amnesti dan Abolisi  ini dapat memungkinkan Hasto Kristanto dan Tom Lembong untuk memulai hidup baru dan meninggalkan kesalahan masa lalu.

INFO lain :  Cara Membangun Soft skill dan Hard Skill dengan Menggunakan Alat Tes Psikologi : Cara Menghilangkan Perasaan kesepian di dewasa awal

Dalam menghadapi dampak psikologis ini, penting bagi masyarakat untuk memahami konteks dan alasan di balik amnesti ini. Selain itu, perlu ada upaya untuk mempromosikan keadilan, transparansi, dan akuntabilitas dalam sistem hukum kita.

INFO lain :  Membangun Soft Skills dan Hard Skills Melalui Pengenalan Potensi Diri dengan Alat Psikologi: Cara Mengelola Kecemasan pada Dewasa Awal

 

Dampak psikologis bagi penegak hukum

Dampak psikologis bagi penegak hukum yang sudah menegakkan kebenaran dapat bervariasi, tetapi beberapa kemungkinan dampaknya adalah Frustrasi dan kecewa,  penegak hukum mungkin merasa frustrasi dan kecewa ketika melihat bahwa kerja keras dan keputusan mereka tidak dihargai atau bahkan dibatalkan melalui Amnesti dan Abolisi.

Kemudian merasa tidak dihargai, penegak hukum mungkin merasa bahwa upaya mereka untuk menegakkan kebenaran tidak dihargai atau diakui. Termasuk keraguan terhadap sistem hukum,  penegak hukum mungkin merasa bahwa sistem hukum tidak konsisten atau tidak adil jika Amnesti dan Abolisi dapat diberikan kepada seseorang yang telah melakukan kesalahan.

INFO lain :  𝗞𝗜𝗧𝗔 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗕𝗢𝗗𝗢𝗛, 𝗛𝗔𝗡𝗬𝗔 𝗟𝗘𝗧𝗜𝗛 Taufiq Fredrik Pasiak (Ilmuwan Otak, Dekan FK UPN Veteran Jakarta)

Perlu juga diperhatikan bahwa terdapat dampak pada motivasi, Dimana  Amnesti dan Abolisi dapat mempengaruhi motivasi penegak hukum untuk terus menegakkan kebenaran dan keadilan.(*) Ket.  Foto: kompas.com.

 

Penulis, Psikolog, Pengamat Kepolisian  & dosen Fakultas Psikologi Ubhara Jaya