Amnesti dan Abolisi yang diberikan kepada Hasto Kristanto dan juga Tom Lembong telah menimbulkan berbagai reaksi di masyarakat. Bagi sebagian orang, Amnesti dan Abolisi ini dapat dianggap sebagai bentuk keadilan dan kesempatan kedua bagi individu untuk memperbaiki diri. Namun, bagi yang lain, Amnesti dan Abolisi ini dapat menimbulkan perasaan tidak puas, kecewa, dan bahkan marah.
Amnesti dan Abolisi ini juga berdampak pada kekecewaan penyidik, Polisi maupun jaksa yang telah berjuang keras untuk menuntaskan kasus yang ditanganinya. Namun, karena permasalahan pemberian Amnesti dan Abolisi ini yang memberikan keputusan adalah Presiden , maka tidak dapat di intervensi oleh siapapun.
Namun catatan menarik yang perlu mendapatkan perhatian serius adalah alasan Presiden memberikan Amnesti dan Abolisi terhadap Harto Kristanto dan dan Tom Lembong. Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengungkapkan alasan Presiden RI Prabowo Subianto memberikan Abolisi kepada mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong dan Amnesti kepada Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bertujuan mempererat elemen bangsa.
Menurut Juri, Presiden Prabowo menginginkan agar pemerintahan ini dapat maju bersama, secara gotong royong, sehingga sejumlah kebijakan yang dinilai akan membawa pada persatuan dan kesatuan bangsa, akan diperjuangkan. Dengan alasan ini, maka memperkuat dasar pembebasan Hasto Kristanto dan juga Tom Lembong
Namun demikian, patut juga dicermati bahwa alasan pembenar pembebasan Hasto Kristanto dan Tom lembang mempunyai dampak psikologis. untuk menjadi pertimbangan Keputusan Presisden dan DPR di masa yang akan datang, yakni dampak psikologi bagi Masyarakat dan juga bagi penegak hukum.
Dampak psikologis yang mungkin timbul pada masyarakat atas Amnesti untuk Hasto Krostanto dan Abolisi untuk Tom Lembong antara lain adalah Perasaan tidak adil, masyarakat mungkin merasa bahwa Amnesti dan Abolisi ini tidak adil bagi korban atau pihak yang terkena dampak dari tindakan Hasto Kristanto dan Tom Lembong . Perasaan ini dapat menimbulkan kemarahan dan kekecewaan.
Selanjutnya, Kurangnya kepercayaan, Amnesti ini dapat menimbulkan keraguan masyarakat terhadap sistem hukum dan keadilan di negara kita. Masyarakat mungkin merasa bahwa sistem hukum tidak berjalan dengan adil dan bahwa ada perbedaan perlakuan bagi orang-orang tertentu.
Kemudian, dampak pada korban, korban atau pihak yang terkena dampak dari tindakan Hasto Kristanto dan Tom Lembong mungkin merasa bahwa Amnesti dan Abolisi ini tidak menghargai penderitaan mereka. Perasaan ini dapat menimbulkan trauma dan stres yang berkepanjangan.
















