Dampak Psikologis Amnesti dan Abolisi  Untuk Hasto Kristanto dan Tom Lembong Oleh : Dr. Tugimin Supriyadi, S.Psi.,MM.,Psikolog

oleh

Amnesti dan Abolisi yang diberikan kepada Hasto Kristanto dan juga Tom Lembong  telah menimbulkan berbagai reaksi di masyarakat. Bagi sebagian orang, Amnesti dan Abolisi ini dapat dianggap sebagai bentuk keadilan dan kesempatan kedua bagi individu untuk memperbaiki diri. Namun, bagi yang lain, Amnesti dan Abolisi  ini dapat menimbulkan perasaan tidak puas, kecewa, dan bahkan marah.

Amnesti dan Abolisi ini juga berdampak pada kekecewaan penyidik, Polisi maupun jaksa yang telah berjuang keras untuk menuntaskan kasus yang ditanganinya. Namun, karena permasalahan pemberian Amnesti dan Abolisi  ini yang memberikan keputusan adalah Presiden , maka tidak dapat di intervensi oleh siapapun.

Namun catatan menarik yang perlu mendapatkan perhatian serius adalah alasan Presiden memberikan Amnesti dan Abolisi terhadap Harto Kristanto dan dan Tom Lembong. Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengungkapkan alasan Presiden RI Prabowo Subianto memberikan Abolisi kepada mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong dan Amnesti kepada Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bertujuan mempererat elemen bangsa.

INFO lain :  Cara Membangun Soft skill dan Hard Skill dengan Menggunakan Alat Tes Psikologi : Cara Menghilangkan Perasaan kesepian di dewasa awal

Menurut Juri, Presiden Prabowo menginginkan agar pemerintahan ini dapat maju bersama, secara gotong royong, sehingga sejumlah kebijakan yang dinilai akan membawa pada persatuan dan kesatuan bangsa, akan diperjuangkan. Dengan alasan ini, maka memperkuat dasar pembebasan Hasto Kristanto dan juga Tom Lembong

INFO lain :  Membangun Soft Skills dan Hard Skills Melalui Pengenalan Potensi Diri dengan Alat Psikologi: Cara Mengelola Kecemasan pada Dewasa Awal

Namun demikian, patut juga dicermati bahwa alasan  pembenar pembebasan Hasto Kristanto dan Tom lembang mempunyai dampak psikologis.  untuk menjadi pertimbangan Keputusan Presisden dan DPR di masa yang akan datang, yakni dampak psikologi bagi Masyarakat dan juga bagi penegak hukum.

Dampak psikologis yang mungkin timbul pada masyarakat atas Amnesti untuk Hasto Krostanto dan Abolisi untuk Tom Lembong antara lain adalah Perasaan tidak adil,  masyarakat mungkin merasa bahwa Amnesti dan Abolisi ini tidak adil bagi korban atau pihak yang terkena dampak dari tindakan Hasto Kristanto dan Tom Lembong . Perasaan ini dapat menimbulkan kemarahan dan kekecewaan.

INFO lain :  𝗞𝗜𝗧𝗔 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗕𝗢𝗗𝗢𝗛, 𝗛𝗔𝗡𝗬𝗔 𝗟𝗘𝗧𝗜𝗛 Taufiq Fredrik Pasiak (Ilmuwan Otak, Dekan FK UPN Veteran Jakarta)

Selanjutnya, Kurangnya kepercayaan,  Amnesti ini dapat menimbulkan keraguan masyarakat terhadap sistem hukum dan keadilan di negara kita. Masyarakat mungkin merasa bahwa sistem hukum tidak berjalan dengan adil dan bahwa ada perbedaan perlakuan bagi orang-orang tertentu.

Kemudian, dampak pada korban,  korban atau pihak yang terkena dampak dari tindakan Hasto Kristanto dan Tom Lembong mungkin merasa bahwa Amnesti dan Abolisi ini tidak menghargai penderitaan mereka. Perasaan ini dapat menimbulkan trauma dan stres yang berkepanjangan.