Tegal – INFOPlus. Pelaku pembunuhan terhadap seorang guru ngaji di Kabupaten Tegal akhirnya tertangkap. Penangkapan terduga pelaku berinisial F, beredar luas di media sosial.
Pembunuhan F terhadap guru ngaji bernama Nurkholis (45), dilakukan di hadapan anak dan istri korban di depan rumah di Pedukuhan Cergomas RT 3 RW 7, Kelurahan Pakembaran, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Minggu (25/8).
Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, terlihat momen dramatis saat pelaku berinisial F ditangkap oleh tiga orang yang diduga anggota kepolisian.
Video berdurasi singkat itu memperlihatkan sigapnya aparat keamanan dalam menjalankan tugas, membawa rasa keadilan kepada keluarga korban yang tengah berduka.
Kapolres Tegal, AKBP Andi M Indra Waspada Amirullah, saat dihubungi melalui sambungan telepon, membenarkan penangkapan tersebut.
“Iya, baru saja ditangkap. Sementara, keterangan lebih lanjut nanti bakal disampaikan dalam waktu dekat,” ujar Kapolres seraya memastikan bahwa proses hukum akan berjalan dengan transparan, Selasa (27/8/2024).
Terduga pelaku pembunuhan F kini telah berada di bawah pengawasan ketat Satreskrim Polres Tegal. Ia tengah dimintai keterangan lebih lanjut untuk menggali motif di balik tindakannya yang kejam.
Saat ini, penyidik masih menyusun kronologi lengkap dari kejadian tersebut dan mencari tahu apakah ada faktor lain yang memicu aksi brutal tersebut.
Pembunuhan sadis ini terjadi Perumahan Cergomas, Kelurahan Pakembaran, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal. Pada Minggu sore, sekitar pukul 16.30 WIB, pelaku dengan keji menyerang korban menggunakan senjata tajam.
Sabetan tajam di leher korban membuatnya kehabisan darah dalam hitungan menit. Korban, seorang guru ngaji, yang tak berdaya akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu hanya bisa terpaku, tak menyangka akan ada peristiwa setragis ini terjadi di lingkungan mereka.
“Kejadiannya cepat sekali, kami semua panik dan tidak tahu harus berbuat apa,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motor dan senjata tajamnya di lokasi kejadian. Barang-barang tersebut kini menjadi barang bukti penting dalam penyelidikan yang tengah berlangsung.
Namun, pelarian F tak berlangsung lama. Berkat kerja cepat dan kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat, pelaku akhirnya berhasil diringkus.
Penangkapan ini membawa sedikit kelegaan bagi masyarakat Slawi yang sempat diresahkan oleh peristiwa ini.















