Warga tersebut juga menyatakan bahwa pelaku sudah dikenal oleh banyak tetangga korban dan telah terlihat di lingkungan sekitar sejak Sabtu, (24/8).
Korban sehari-hari bekerja sebagai pengisi kajian Islam atau guru ngaji dan baru seminggu membuka toko sembako di Purwokerto, meninggalkan seorang istri dan tiga anak. (AL) []















