INFOPlus – Nasib nahas dialami Kiren Fatarani Inara. Bocah berusia 2 tahun itu ditemukan tewas di sungai Kaligarang, Srondol Banyumanik Semarang, Jumat (22/12) sekitar pukul 16.30. Korban tewas diduga tak bisa berenang usai terpeleset di selokan. Korban yang berhasil dievakuasi langsung diidentifikasi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tragis ini terjadi berawal saat korban bersama kakaknya, Fatwa Anggoro Jati (8) bermain di sekitar dekat selokan tidak jauh dari rumahnya di Perum P4A RT 09 RW XI Kelurahan Pudakpayung Banyumanik. Sekitar pukul 13.00 mereka bermain.
Tak diketahui paari penyebabnya, korban terpeleset jatuh ke selokan yang saat itu dalam kondisi terdapat air yang arusnya deras menuju sungai. Akibat terjatuh, buah hati pasangan Fahrul (36) dan Ayu (34) ini langsung terseret arus yang muaranya ke sungai Kaligarang.
Kakak korban yang tidak bisa berbuat apa-apa langsung memberitahukan kepada ibunya. Namun, sang ibu juga tak berdaya berupanya melakukan pertolongan karena derasnya air.
“Namun korban sudah hanyut terseret arus air,” kata Kapolsek Banyumanik Kompol Retno Yuli, Jumat (22/12).
Kejadian itu dilaporkan ke kepolisian setempat diteruskan ke Tim Sar. Tim Sar yang datang ke lokasi dan melakukan penyisiran akhirnya berhasil menemukan korban kurang lebih 7 km dari lokasi kejadian.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, jenazahnya langsung diserahkan ke rumah duka,” katanya.
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban juga terdapat luka-luka yang diduga akibat terbentur bebatuan ketika terseret derasnya arus sungai.riz















