Warga Wonosobo Gelar Pilkaret Rasa Pilgub

oleh

Ilustrasi. Sejumlah warga saat memberikan hak suaranya pada Pemilhan RT yang digelar serasa Pilkada.

Wonosobo (Infoplus) – Suasana politik di RT 7 RW 5 Perumahan Purnamandala Kelurahan Kecamatan Bumireso, Kabupaten Wonosobo tampak tinggi. Ya. Sejumlah warga sedang menggelar pemilahan pimpinan wilayah baru. Warga menggelar Pemilihan Ketua RT 7 (Pilkaret).

Usai tegang, Pilkaret akhirnya digelar lancar dan aman. Meski hanya sekadar Pilkaret, namun suasana politik pesta demokrasi warga yang digelar di balai RT setempat sempat panas.

Pemilihan ulang harus diulang saat penjaringan bakal calon karena ada indikasi kecurangan dalam proses pemilihan bakal calon. Penentuan bakal calon dibagi menjadi tiga kelompok Dasa Wisma (Dawis).

INFO lain :  Kawasan Selatan Jateng Perlu Perhatian Ekstra

Di RT 7 RW 5 Perumahan Purnamandala terdapat tiga Dawis. Masing-masing Dawis mengajukan satu nama bakal calon (balon) melalui cara pemilihan langsung oleh warga. Bakal calon kemudian diajukan dalam proses pemilihan selanjutnya yang juga digelar secara langsung di bilik suara.

Ketua RT 7 Perum Purnamandala, Khoeron mengatakan meski hanya Pilkaret, namun proses pemilihan dilakukan seperti layaknya Pilkada atau Pilgub. “Serasa Pilkada Pilgub. Dibentuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) juga,” kata dia, kemarin.

INFO lain :  Pengecer Togel di Pekalongan Ditangkap

Ketua KPU Pilkaret RT 7 Ashal A Salam ST MT mengatakan dalam Pilkaret ada tiga calon yang dipilih warga.

“Mereka adalah Agus Juara (kontraktor) yang diajukan Dawis I, Edy Sugiman (guru MAN) Dawis II dan Muharno Zarka (jurnalis) dari Dawis III,” kata dia.

Setelah dilakukan pencoblosan, Agus Juara mendapat 29suara, Edy Sugiman 37 suara dan Muharno Zarka memperoleh 21 suara. Jumlah pemilih seluruhnya 88 orang.

INFO lain :  Penganan Kawasan Kumuh di Sayung dan Mranggen Masih Perlu Upaya Konkret

Dengan demikian yang terpilih menjadi Ketua RT 7 adalah Edy Sugiman yang memperoleh suara terbanyak. Dia akan memimpin warga RT 7 untuk tiga tahun ke depan.

Setelah terpilih pria asli Semarang itu menyatakan siap untuk memajukan dan membangun kekompakan warga RT 7.

“Saya punya program utama pembangunan infrastruktur karena di wilayahnya masih ada jalan yang belum beraspal dan sarana drainase belum memadai”, katanya.edi