Nguda rasa Den Mase Konyol (Tugimin Supriyadi) Bagian ke 2 : Kacang Ojo Lali Kulite – LPDP Balekno Duwite

oleh

“Bentar Den, untuk hari ini saya nggak bisa banyak omong tentang LPDP ini. Besok tak critani seluk beluk LPDP seng lengkap?” jawab mas Bajul semu emosi.

“Lha kenapa to Mas Bajul, kok ndengaren pelit omongan, biasane menjadi naras umber yang baik,” trambul Lek Dikun.

“Gini Lek Dikun dan den Mase, kulo niki nembe mawon sebel sama teman saya yang alumni Unes sudah tak bimbing, tak arahkan dan tak dukung 100% biar bisa ke Jerman. Eh… sudah tahu hidup disana enak lupa daratan. Merasa sudah pinter njur lali asale. Kacang lali karo kulite!” terang Mas Bajul semi nesu.

INFO lain :  Catatan Kritis Program MBKM

“Lha Kok gitu Mas Bajul,” trambul Den Mase.

INFO lain :  Saat Polri Berubah

“Iya Den, dia nggak jelas selesai atau tidak kuliahnya di Jerman. Habis gitu dia nikah sama bule Jerman untuk menghindari tuntutan. Yang lebih parah lagi… dia buka agency untuk anak-anak yang mau sekolah di Jerman. Rata-rata anak-anak yang mau dan telah di Jerman mengeluh. Katanya mereka jadi ATM. Opo ora dancuk tenan gitu itu Den Mase?” jelas Mas Bajul.

INFO lain :  Stres Traumatik Pada Polisi : Status Pernikahan dan Berfikir Tentang Ide Bunuh Diri

Lek Dikun yang dari tadi nyimak ada dalam keraguan, tanda tanya besar menyelimuti hati dan jiwanya. Memikirkan anaknya yang di Jerman. Dia berharap anaknya tidak jadi korban agency bodong yang pelarian dari negeri sendiri ke negeri orang, guna menghindari tuntutan.  (Bersambung)