Sementara itu Dorothy Espelage, Psikolog Amerika yang telah melakukan penelitian ekstensif tentang bullying dan telah mengembangkan model teoritis tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying.
Sedangkan menurut Kenneth Dodge, Psikolog Amerika yang telah melakukan penelitian tentang agresi dan bullying, dan telah mengembangkan teori tentang proses kognitif yang mempengaruhi perilaku agresif.
Dampak Psikologis Bullying
Urgensi dari pencegahan terjadinya bullying karena, bullying dapat memiliki dampak psikologis yang sangat serius pada korban, termasuk depresi, yakni korban bullying dapat mengalami depresi, kehilangan minat dalam aktivitas yang sebelumnya disukai, dan bahkan berpikir tentang bunuh diri.
Akibat Bullying korban juga bisa mengalami Kecemasan, korban bullying juga dapat, ketakutan, dan stres yang berlebihan. Yang lebih memprihatikan korban juga bisa merasa Rendah harga dirinya, korban bullying dapat merasa tidak berharga, tidak mampu, dan tidak diterima oleh orang lain. Selain itu korban Bullying juga bisa mengalami gangguan Tidur, Korban bullying dapat mengalami gangguan tidur, seperti insomnia atau mimpi buruk.
Sedangkan beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang menjadi korban bullying Adalah, karakteristik Individu , Dimana eseorang yang memiliki karakteristik unik, seperti perbedaan fisik atau minat, dapat menjadi target bullying. Sedangkan faktor lain Adalah lingkungan social, lingkungan sosial yang tidak mendukung, seperti keluarga yang tidak harmonis atau teman-teman yang tidak peduli, dapat meningkatkan risiko bullying.
Faktor juga sangat berpengartuh terhadap terjadinya pembulian adalah media sosial, media sosial dapat menjadi platform bagi pelaku bullying untuk menyakiti korban secara online.
Cara Mengatasi Bullying
Agar kasus bullying tidak terus terjadi, maka perlu adanya pencegahan. Berikut beberapa cara untuk menghindari dan mencegah terjadinya bullying,
Agar tidak menjadi korban pembbullian, kita dapat menyarankan agar individu segera mencari bantuan apabila nyata-nyata sedang terancam. Korban bullying di sekolah harus mencari bantuan dari orang yang dipercaya, seperti orang tua, guru, atau konselor. Selain itu individu dapat menghindari kontak secara langsung dengan pembully.
Yang tidak kalah penting sesorang individu diusahakan mampu meningkatkan harga diri, sehingga dengan meningkatkan harga diri dengan melakukan aktivitas yang disukai dan mengembangkan keterampilan baru. Belajar bela diri juga bisa meningkatkan kepercayaan dan harga diri.
















