Semarang – INFOPlus. Bagas Kurniawan (24) alias Teyeng Wakatobi, selebgram asal Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, diperiksa polisi. Pemeriksaan menyangkut video kontennya terkait aksi massa yang menyebabkan tewasnya bos rental mobil
Teyeng Wakatobi diketahui aktif membuat konten video otomotif di media sosial, khususnya di TikTok. Sosoknya beberapa waktu terakhir viral karena muncul dalam video yang menunjukan ia berada di lokasi kejadian kasus pembakaran mobil dan pengeroyokan bos rental mobil di Sukolilo, Pati.
Video kontennya tersebut meluas dan disorot netizen Tanah Air lantaran bernarasi ancaman agar tidak main-main dengan orang atau warga Sukolilo, Pati.
“Kita kasih paham buat orang yang belum paham. Kita hajar buat orang yang kurang ajar. Sukolilo bos, jangan main-main di sini,” ucap dia dengan latar belakang mobil korban yang dibakar massa.
Kabid Humas Polda Jateng Kompol Stefanus Satake Bayu menjelaskan Teyeng Wakatobi telah diperiksa setelah video kontennya ramai menjadi sorotan di media sosial. Ia menyebut yang bersangkutan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.
“Sudah diperiksa terkait UU ITE, terkait ujaran kebencian,” ujar polisi dengan tiga melati di pundak dalam video siaran pers yang diterima INFOPlus, Selasa (18/6) sore.
Menurut Satake Bayu, Teyeng Wakatobi diperiksa penyidik Polresta Pati. Setelah diperiksa, Teyeng selanjutnya diketahui membuat konten permintaan maaf dan klarifikasi atas video ‘Sukolilo bos, jangan main-main’.
Lebih lanjut, polisi saat ini masih meminta keterangan saksi ahli atas konten selebgram dengan nama asli Bagas Kurniawan itu. Pihaknya akan segera memutuskan apakah konten tersebut mengandung unsur ujaran kebencian atau tidak.
“Dari Polresta itu minta saksi ahli beberapa dan nanti akan digelarkan hasilnya. Saat ini statusnya masih saksi,” jelas Satake.
Sementara dalam video permintaan maafnya, Teyeng Wakatobi mengaku konten buatannya hanya untuk meningkatkan jumlah penonton. Ia juga meyakinkan tidak terlibat dalam tindakan penganiayaan, Dirinya datang ke lokasi usai para korban dilarikan ke rumah sakit. []















