Hilang Sejak Malam Idul Adha, Pemuda di Batang Ditemukan Tewas di Sungai Sambong

oleh
penemuan mayat di sambong batang
Petugas gabungan evakuasi jenazah pemuda di sungai bawah Jembatan Sambong, Batang. Penemuan mayat tersebut gegerkan warga sekitar. (Foto: AL)

BatangINFOPlus. Hilang sejak malam Idul Adha, seorang pemuda di Kabupaten Batang ditemukan tewas di bawah jembatan Sungai Sambong. Muncul dugaan, korban berada di rombongan yang terlibat tawuran saat malam takbiran.

Warga Batang dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat di Sungai Sambong pada Rabu (19/6) pagi. Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di bawah jembatan sungai yang masuk wilayah Kecamatan Batang, menimbulkan kerumunan dan kemacetan di sekitar jalur Pantura.

Penemuan mayat pemuda ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang kebetulan sedang buang air kecil di dekat lokasi.

“Tadi pagi ada orang menemukan mayat pas lagi kencing,” ungkap Andi, seorang warga sekitar.

Temuan ini segera menarik perhatian ratusan pengendara yang memilih menepi untuk menyaksikan dari dekat, menyebabkan kemacetan sementara di sekitar area tersebut.

Evakuasi mayat dilakukan oleh tim gabungan dari Polres Batang, Polairud, hingga Dinas Kesehatan, dan berlangsung dengan cepat. Tubuh pemuda yang sudah kaku itu segera dibawa ke ruang pemulasaraan jenazah RSUD Kalisari Batang.

Setelah proses identifikasi, diketahui bahwa korban berinisial MG, seorang pemuda berusia 18 tahun yang beralamat di Bogoran, Kelurahan Kauman, Kecamatan Batang.

Kasatreskrim Polres Batang, AKP Imam Muhtadi, saat ditemui di ruang pemulasaraan jenazah, membenarkan identitas korban .

“Ya, pagi hari ini Rabu 19 Juni 2024, sekitar jam 06.30 WIB, kami mendapatkan informasi dari masyarakat adanya mayat di sungai Sambong,” katanya.

Imam menyatakan bahwa keluarga korban sudah mengecek jenazah dan hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan luka-luka.

“Kami akan menunggu hasil pastinya dari autopsi Biddokkes Polda Jateng,” tambahnya.

Beredar informasi bahwa MG termasuk dalam rombongan tawuran antargeng yang terjadi pada malam Idul Adha. Ayah korban, Candra Haryono, mengungkapkan bahwa anaknya sudah menghilang sejak malam takbiran Idul Adha, atau tiga hari sebelum ditemukan.

“Minggu malam (16/6), pas malam takbiran, keluar rumah. Dijemput teman, namanya Fadel,” ujar dia.

Menurut Candra, saat anaknya dijemput oleh seorang teman bernama Fadel, banyak warga yang melihat kejadian tersebut. Hingga saat ini, teman korban, Fadel, juga belum ditemukan. Keluarga berharap hasil autopsi dapat mengungkap penyebab kematian MG.

“Harapan keluarga, biar terungkap siapa pelaku itu, siapa di balik semua ini, perbuatan siapa nanti bisa terungkap,” imbuhnya. (AL) []