Mendengar penjelasan Alfin Suherman, Hendra Setiawan menjawab. “Ya coba nanti saya diskusikan dengan Pak Surya dulu”. Setelah mendengar penjelasan Hendra Setiawan, Surya Soedharma bersedia membayar bea masuk ke kas negara.
Dua Hari yang Menentukan
Selasa 21 Mei 2019, Surya Soedharma melalui Claudian Soedharma memerintahkan Jimmy Hidayat menyetorkan uang sebesar Rp 2.516.048.000 ke rekening Kejaksaan Negeri Semarang di BRI Cabang Pandanaran. Setora sebagai pembayaran titipan bea masuk ke kas kegara.
“Sore-sore, kami diperintah ke Kejati menerima dan menyetorkan ke rekening Kejari Semarang,” kata seorang pegawai Pidsus Kejari Kota Semarang.
Di hari yang sama, sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan sekitar Food Centrum Sunter Jakarta Utara, Alfin Suherman bertemu Hendra Setiawan dalam rangka penyerahan uang untuk pihak kejaksaan. Alfin lalu masuk ke dalam mobil milik Hendra Setiawan dan menuju ke parkiran Food Centrum.
Sesampainya di tempat parkir, Hendra Setiawan menyerahkan bungkusan kantong kain berisi mata uang asing dolar Amerika dan dolar Singapura. Setelah itu Alfin berangkat ke Semarang membawa bungkusan kain berisi uang yang diberikan Hendra.
Sekitar pukul 14.00 WIB, Alfin Suherman tiba di Semarang dan menuju ke Hotel Candi tempat ia menginap. Setelah itu Alfin mulai mencatat dengan kertas memo hotel jumlah uang serta kepada siapa saja uang tersebut akan diberikan.
Catatan itu, pasca OTT KPK terhadap Alfin Suherman ditemukan di kantornya. Dari catatan kerta memo hotel itu, terungkap adanya dugaan suap di Kejati Jawa Tengah.
Alfin memisahkan ke dalam amplop-amplop putih dan memberi inisial nama di depannya dengan tujuan untuk membedakan jumlah uang. Sekitar pukul 17.00 WIB, Alfin Suherman dengan dijemput Isyunarto berangkat menuju ke Stasiun Tawang Semarang untuk bertemu Kusnin sesuai kesepakatan hari sebelumnya.
Sesampainya di Stasiun Tawang, Alfin menunggu Kusnin di ruang tunggu luar dekat pintu masuk samping. Sekitar pukul 18.00 WIB, Kusnin datang dan menghampirinya.
Kusnin lalu mengajak Alfin Suherman menuju ke mobilnya. Kusnin membuka pintu depan kiri mobil dan Alfin Suherman langsung meletakkan bungkusan kain berisi uang SGD 325.000 dolar Singapura dan USD 20.000 dolar Amerika di bawah jok tempat injakan kaki kiri depan.
“Berapa itu?” tanya Kusnin. Alfin Suherman lalu menjawab, “Setara 3 M pak “.
Setelah itu Kusnin dan Alfin Suherman berpisah. Sekitar pukul 21.00 WiB, Alfin berangkat dari Hotel Candi menuju Simpang Lima Semarang menggunakan taksi sambil membawa 4 amplop berisi uang.















