GROBOGAN – Api Abadi Mrapen yang terletak di Desa Maggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan padam. Padahal obyek wisata tersebut selalu menjadi tempat pengambilan api untuk event olahraga dan keagamaan.
“Sudah sepekan Api Abadi Mrapen padam. Sudah dilakukan pengecekan oleh ESDM. Namun mengenai penyebab padamnya belum diketahui,” jelas Camat Godong Bambang Hariyono.
Menurut Bambang, dari laporan yang diterimanya api di obyek wisata Api Abadi Mrapen benar-benar padam pada 25 September 2020. Informasinya api padam sekitar pukul 15.00 WIB.
Sementara menurut Kades Manggarmas Achmad Mufid api di Api Abadi Mrapen tidak seketika padam. Namun berlangsung bertahap, awalnya api terlihat meredup baru setelah itu, api padam.
“Peristiwa ini sudah kita laporkan pada instansi terkait. Dinas terkait sudah meninjau ke lokasi. Mengenai tindak lanjutnya belum tahu,” jelasnya, Kamis.
Obyek wisata tersebut, lanjut Mufid sudah tutup cukup lama. Yakni, sejak ada pandemi Covid-19. Sehingga tidak ada kunjungan wisatawan ke lokasi ikonik tersebut.
Kepala Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan Teguh Yudi Pristiyanto, mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan ke Api Abadi Mrapen, pada Rabu (30/9/2020) sore hingga malam. Pengecekan awal, tidak tercium bau gas dari lokasi api abadi.
“Sudah kita lakukan pengecekan awal. Dari hasil pengecekan tersebut memang apinya padam karena tidak ada suplai gasnya. Laporan yang kami terima, api padam sejak tanggal 25 September 2020,” kata Teguh Yudi melalui Kasi Energi Sinung Sugeng Arianto.
Sumber : Solopos















