Momentum tersebut juga menggambarkan bagaimana olahraga, dalam hal ini pencak silat, telah mampu menyatukan perbedaan. Jika kita perhatikan dalam videonya, ketika Hanif merangkul Jokowi dan Prabowo secara bersamaan, kedua tokoh itu seketika langsung menerima pelukan tersebut dan merapatkan pelukan masing-masing. Sontak para tokoh maupun seluruh penonton bertepuk tangan. Para awak media tak mau melewatkan adegan tersebut. Hanif telah melakukan sesuatu yang begitu berarti dan berharga bagi bangsa ini. Selain mengharumkan nama Indonesia lewat medali emas, dari arena olahraga pencak silat ia juga telah memancarkan spirit persatuan dan perdamaian pada seluruh masyarakat Indonesia.
Asian Games 2018 Jakarta-Palembang tinggal beberapa hari lagi. Hingga Kamis (30/8), Indonesia sudah berada di posisi ke-4 dengan total 88 medali (30 medali emas, 22 medali perak, 36 medali perunggu). Sebuah pencapaian yang sudah jauh melampaui target, mencetak sejarah baru, dan patut membuat bangsa Indonesia bangga dengan para atletnya. Di samping telah menorehkan prestasi bersejarah bagi Indonesia, Asian Games 2018 juga meninggalkan catatan manis berupa momen-momen inspiratif dan mengharukan yang memancarkan percik-percik energi persatuan dan perdamaian bagi kita semua.
Al-Mahfud bergiat di Paradigma Institute Kudus
















