Metode ini dirancang bersifat adaptif terhadap kebutuhan siswa, dimana dalam suatu pelaksanaan pembelajaran siswa diberikan keleluasaan untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan gaya belajarnya. Penugasan berdiferensiasi sesuai gaya belajar siswa telah diterapkan guru BK pada saat memberilan layanan klasikal.
Siswa dengan gaya belajar visual diberikan tugas yang berfokus pada kemampuan visual contohnya guru BK menayangkan video pembelajaran dengan tema Bullying. Siswa dengan gaya belajar auditori diberikan tugas yang berfokus pada kemampuan mendengar contohnya dengan mendengarkan guru di kelas saat menjelaskan materi pembelajaran dan merekam apa yang dijelaskan oleh guru, kemudian memutar rekaman saat belajar.
Sedangkan siswa dengan gaya belajar kinestetik diberi tugas yang melibatkan gerakan contohnya guru menugaskan siswa membuat video tentang bullying, sehingga siswa dapat belajar sambil mempraktikan pengetahuannya secara langsung.
















