Generasi Muda Masih Percaya Politik

oleh

Kecenderungan tidak memilih dikalangan anak muda dibandingkan generasi atasnya. (Sumber: Orb Media)Selain itu, masih menurut survei Orb, pemuda berusia 29-38 tahun di Indonesia lebih banyak terlibat politik praktis, dalam hal ini menjadi relawan dalam kampanye calon atau menggunakan hak pilihnya. Jumlahnya 27 persen dari responden. Sementara, yang memilih jalur politik informal hanya 10 persen.

INFO lain :  Laporan Khusus Kasus BPN Semarang (1): Kesaksian Jimny Suryo Pamungkas Soal Rekapan

Perbandingan sikap politik antargenerasi. (Sumber: Orb Media)Sebenarnya, jalur informal cukup populer. Lihat saja Change.org Indonesia. Mereka mencatat pertumbuhan pengguna yang sangat signifikan. Dari hanya 8 ribu pengguna pada awal berdiri pada 2012, menjadi 4 juta pengguna per Desember 2017. Selama 2017, mereka mencatat ada lebih dari 500 ribu orang yang menang.

Bagaimanapun, menurut Graal, yang sejak muda sudah memutuskan ingin membuat perubahan dengan masuk jalur politik praktis, melihat dua jalur itu—formal dan informal—tidak perlu dipertentangkan.

INFO lain :  Pria Bercadar Aniaya Pasutri dengan Linggis saat Korban Tidur Nyenyak * Pelaku Ternyata Tetangga Sendiri

“Berbagai metode mendorong perubahan, baik melalui jalur petisi dan bentuk lainnya, maupun terlibat aktif secara langsung dalam politik praktis, diperlukan dan bahkan harus disinergikan,” kata Graal, yang sudah masuk dalam Daftar Calon Sementara Dewan Perwakilan Daerah dari Provinsi Maluku Utara ketika tulisan ini dibuat. “Petisi bisa menjadi rujukan bagi kami yang berposisi sebagai perumus kebijakan.”

INFO lain :  Fakta Sidang Perkara Suap Aspidsus Kejati Jateng. Siapa Yang Bohong ?

Sumber Tempo.co