Opini :
Oknum Polisi Mencuri Mobil Perwira Polisi!
Kok Bisa?
Oleh : Tugimin Supriyadi

Mencengangkan dan mengherankan!, Oknum Polisi Mencuri Mobil Perwira Polisi! Peritiwa yang membuat rakyat dan Masyarakat kita mesti geleng-geleng kepala. Oknum Polisi Mencuri Mobil Perwira Polisi. Kok Bisa ?
Ini pertanyaan menarik yang harus kita pahami sebagai sebuah stimulant yang menarik. Ada apa di internal Polisi kita? Hal semacam ini bisa terjadi karena kegagalan Sistem Pengawasan Internal. Bisa jadi, di internal Polri sendiri banyak ketimpangan-ketimpangan yang memunculkan ketidakpuasan di internal kepolisianj. Kasus pencurian mobil yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap perwira polisi lainnya merupakan cerminan dari permasalahan serius yang tengah dihadapi oleh institusi kepolisian. Insiden ini tidak hanya mengungkap kegagalan dalam penegakan hukum, tetapi juga menggarisbawahi pentingnya reformasi internal yang lebih komprehensif.
Selain itu peristiwa ini juga mengindikasikan Masalah Pengawasan Internal yang patut dipertanyakan, karena melindungi internalnya saja kurang maksimal, bagaimana bisa berhasil melindungi masyarakatnya. Kasus ini menunjukkan bahwa pengawasan internal di tubuh kepolisian masih lemah. Seharusnya, institusi yang memiliki wewenang dan tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat ini memiliki sistem pengawasan yang ketat untuk mencegah penyimpangan perilaku anggotanya. Namun, kenyataannya, oknum-oknum yang seharusnya menjadi pelindung dan pelayan masyarakat justru terlibat dalam tindakan kriminal.
Seperti dilansir Kompas Tv (Kamis 31 Oktober 2025), Satreskrim Polresta Bandar Lampung, berhasil mengungkap kasus pencurian unit mobil yang melibatkan seorang oknum anggota polisi aktif. Dari pengungkapan ini polisi menyita sejumlah barang bukti diantaranya dua unit mobil, puluhan BPKB, seratusan STNK, materai hingga emas logam mulia palsu. Polisi menyebut, tersangka oknum polisi berinisial AG ditangkap saat sedang berpesta narkoba disebuah hotel bersama enam tersangka lainya.
Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa para tersangka ini diduga merupakan sindikat pelaku kriminal pemalsuan dokumen kendaraan. Seperti yang diungkapkan oleh Kompol Faria Arista, bahwa para tersangka pencurian mobil saat dialkukkan penangkapan sedang berpesta narkoba. Para tersangka saat ditangkap berada di salah satu hotel di bandar Lampung dan sedang menghisap sabu. Untuk oknum polisi berperan sebagai eksekutor inisial AG yang saat ditahan di Polresta Bandar Lampung,”
















