Inovasi Layanan Lional Messi, Wali Kota Semarang Targetkan Zero Stunting 2024

oleh
penanganan stunting di semarang lewat Lional Messi
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti di kegiatan pembahasan stunting bersama OPD dan stakeholder terkait, belum lama ini. (Foto: Dok)

“Untuk robot stunting, punya Kominfo sama Udinus, dari hasil skor kemudian sama robot itu dibaca, masuk di stunting atau di under weight. Nanti robot akan menjelaskan hasilnya, maka harus ikut Posyandu setiap hari, harus mendapatkan PMT tiap bulan,” sambung Mbak Ita.

Upaya Pengendalian Inflasi oleh Lurah Pasar

Selain fokus pada penanganan stunting, persoalan inflasi juga jadi perhatian Pemkot Semarang. Mbak Ita menegaskan peran penting lurah pasar dalam pengendalian inflasi di daerah.

INFO lain :  Perubahan Ujian Praktik SIM, Angka 8 jadi huruf S
inflasi semarang
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat cek harga dan stok bahan pangan di pasar tradisional. Mbak Ita minta lurah pasar ikut aktif di pengendalian inflasi di wilayahnya. (Foto: Dok)

Dalam kegiatan Rilis Inflasi Bulan Mei dan Mitigasi Pengendalian Inflasi belum lama ini, wali kota perempuan pertama di semarang ini menggarisbawahi bahwa lurah pasar harus aktif memantau harga komoditas pangan, terutama kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional.

INFO lain :  9 Amplop dan Pemberinya yang Diamankan saat OTT di Kantor BPN Semarang

Pada Mei 2024, Kota Semarang mengalami deflasi sebesar 0,21%, didorong oleh penurunan harga pada beberapa kelompok komoditas. Meski begitu, Mbak Ita mengingatkan agar semua pihak tetap waspada, terutama terkait kenaikan harga sayur buncis yang dapat memicu inflasi.

Dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan ini, Bulog Cabang Semarang menyebut stok beras di Kota Semarang mencapai total 22 ribu ton. Penyerapan beras dari petani lokal juga dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras yang cukup di pasaran.

INFO lain :  Gedung Butterworth di Kota Lama Semarang Roboh, Ini Langkah Pemkot Semarang

“Dengan berbagai upaya yang dilakukan, kami berharap Kota Semarang dapat terus menjaga stabilitas ekonomi dan kesehatan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkas Mbak Ita. (Adv) []