Mbak Ita Dorong Destinasi Wisata di Kota Semarang Ramah Disabilitas

oleh
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meresmikan toilet disabilitas bantuan dari Rotary District 3420 Indonesia di Sam Poo Kong, Kamis (22/2). (Foto: Dok)

Semarang – INFOPlus. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendorong setiap destinasi wisata di wilayahnya terapkan manajemen ramah disabilitas.

Hal itu disampaikan Mbak Ita, sapaan Wali Kota Semarang, saat menerima dan meresmikan toilet disabilitas bantuan dari Rotary District 3420 Indonesia di Sam Poo Kong, Kamis (22/2).

Menurut Mbak Ita, penyediaan toilet disabilitas berstandar nasional di tempat wisata ini bisa menjadi pilot preject untuk diterapkan di seluruh destinasi wisata di bawah pengelolaan Pemkot Semarang maupun milik swasta.

INFO lain :  177 Lurah di Kota Semarang Dapat Motor Baru, Mbak Ita: Tingkatkan Mobilitas Turun ke Bawah

“Ini menjadi satu pilot project dan prototype dipakai ke destinasi wisata lainnya. Sehingga nanti di tempat-tempat lain ada seperti ini (toilet disabilitas),” ujarnya.

Pemkot Semarang sendiri, lanjut dia, juga telah membuka kerja sama untuk menyediakan sarana penyandang disabilitas. Ini juga salah satu wujud atau upaya menjadikan Kota Semarang sebagai kota inklusi.

INFO lain :  Penjual Obat Kuat di Semarang Diproses Hukum # Diskriminasikah ?

“Karena sepertinya kayak di Kota Lama belum ada, kemudian Taman Lele juga belum. Sehingga memang harus berupaya mewujudkan Kota Semarang jadi kota inklusi, kota yang ramah disabilitas. Ini yang belum banyak dilakukan dan tempat tertentu pun ada, tapi belum standart. Dan memang diperlukan, sehingga diharapkan toilet ini menjadi prototype untuk pengelolaan destinasi wisata Kota Semarang,” beber Mbak Ita.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso menambahkan, adanya toilet disabilitas ini menjadi referensi untuk menganggarkan dan mengadakan di tempat wisata lain. Pihaknya juga terbuka kepada semua pihak untuk bekerja sama dalam mendukung pembangunan fasilitas bagi penyandang disabilitas di tempat wisata.

INFO lain :  Vonis Mucikari Prostitusi Daring Besok 31 Mei, Terungkap TE Sudah Layani Empat Tamu

“Ini menjadi salah satu motivasi bagi kami. Tentu insyaAllah akan kita kembangkan di setiap destinasi wisata di Kota Semarang, sehingga mendukung ramah disabilitas,” imbuhnya. (Ags/Mw)