Mbak Ita menegaskan bahwa pengelolaan susut dan sisa pangan merupakan bagian penting dari upaya peningkatan ketahanan pangan di Semarang.
“Kami sangat berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Bappenas RI. Penghargaan ini adalah bukti kerja keras dan kolaborasi semua pihak di Kota Semarang dalam menjaga ketahanan pangan dan mengurangi limbah makanan. Kami akan terus berkomitmen dalam menjalankan program-program berkelanjutan yang mendukung kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” beber dia.
Dengan penghargaan ini, Wali Kota Semarang semakin mempertegas visinya dalam menciptakan sistem pangan yang adil, efisien, dan berkelanjutan, tidak hanya untuk saat ini tetapi juga untuk masa depan generasi mendatang.
Selain penyerahan penghargaan kepada kepala daerah yang memiliki komitmen dalam penyelamatan pangan, Bappenas RI juga melakukan launching buku best practices penanggulangan kelola susut dan sisa pangan di Indonesia bertajuk Teladan Bijak Kelola Susut dan Sisa Pangan. (Adv) []
















