“Di sini Dico masih harus berjuang untuk dapat tambahan 1 kursi lagi karena sesuai tenggat waktunya nanti jika Dico berhasil menambah 1 kursi lagi maka kemungkinan besar dia masih bertahan untuk diusung oleh Partai Golkar, apalagi Dico dikenal dekat dengan Gibran dan Kaesang,” beber Adib.
Namun jika Dico gagal menambah 1 kursi lagi maka sudah dipastikan dia akan dievaluasi sehingga bisa saja rekomendasi Golkar akan jatuh ke orang lain.
“Sekali lagi faktor itu juga ditentukan oleh sejauhmana Dico dapat menambah dukungan koalisi partai yang punya kursi di parlemen lokal Kota Semarang atau tidak,” tandas Adib.
Mengingat waktu pendaftaran pilkada ke KPU sudah semakin dekat, yaitu tanggal 27-29 Agustus atau tinggal dua pekan lagi, maka Golkar Kota Semarang lebih baik fokus dengan upaya menambah dukungan koalisi partai untuk mengusung Dico.
“Sebab kalau tidak mampu menambah dukungan koalisi maka Dico terancam tidak bisa maju di Pilkada Kota Semarang tahun 2024,” pungkas dia. []
















