Sekolah Bahasa Polri, Tempatnya Poliglot Bhayangkara

oleh
Sekolah Bahasa Polri
Sekolah Bahasa Polri, tempatnya poliglot insan Bhayangkara.

Setelah disiapkan setahun, pada tahun 2022 Sebasa Polri mempunyai program baru kelas bahasa Korea dan banyak anggota Polri yang berminat untuk mengikuti program tersebut.

Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Bahasa Polri

Program Unggulan Sebasa

Sebasa pernah mendapat penghargaan dari Kalemdiklat Polri Komjen Pol Prof Dr H Rycko Ameiza Dahniel MSi pada tahun 2022, untuk program web learning dan video pembelajaran.

Web learning yang sudah berlangsung sejak tahun 2020 adalah efek dari pandemi Covid-19. Merupakan gabungan dari webinar dan e-learning sebagai salah satu cara untuk berbagi informasi antara Sebasa dan anggota Polri, melalui aplikasi zoom.

INFO lain :  Laporan Khusus Kasus BPN Semarang (1): Kesaksian Jimny Suryo Pamungkas Soal Rekapan

Web Learning adalah program terbuka yang bisa diikuti oleh anggota Polri dan masyarakat umum, yang membahas tentang pengetahuan bahasa asing dan aplikasinya yang dipelajari di Sebasa.

Program yang sudah berjalan sebanyak 21 kali ini, sudah mendapat tempat tersendiri di kalangan anggota Polri yang tertarik bahasa asing.

Sedangkan video pembelajaran adalah cara baru tenaga pendidik dalam menyampaikan sebuah materi dengan menyajikan audio dan visual serta berisi pesan-pesan pembelajaran baik yang berisi konsep, prinsip, prosedur, teori aplikasi pengetahuan untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran yang menarik.

Video pembelajaran tersebut diunggah di chanel Youtube Sebasa Polri Official.

INFO lain :  Banyak Komplain & di Petisi, Deadline Mundur 15 Mei (Dirjen Dikti soal Penilaian Angka Kredit)

Kontribusi Sebasa untuk Polri

Polri berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia dengan mengirimkan anggota yang bergabung dalam misi PBB yaitu FPU (Formed Police Unit) dan IPO (Individual Police Officer).

Untuk saat ini mereka ditugaskan di Frankofon (negara yang berbahasa Prancis), seperti Republik Afrika Tengah, Kongo, Sudan Selatan dan Mali.

Sebelum pelaksanaan tugas di misi perdamaian, pasukan-pasukan peacekeepers dibekali bahasa Prancis oleh pengajar bahasa Prancis Sebasa tentang cara berkomunikasi dalam bahasa Prancis dan tentang peraturan di misi PBB.

INFO lain :  Jual Beli Kursi dan Korupsi Proyek IAIN Kudus

Selama ini kontingen Polri di misi PBB selalu mendapat pujian dan apresiasi dari PBB dan kontingen Negara yang mengirimkan pasukan PBB karena persiapan yang hampir sempurna. Termasuk di kemampuan bahasa Prancisnya, FPU Indonesia dinilai yang terbaik oleh PBB di luar negara Frankofon.

Sebasa juga berkontribusi untuk membantu proses penyidikan tindak pidana di Bareskrim sebagai juru bahasa.

Pada akhir tahun 2022 Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Drs Agus Andrianto memberikan penghargaan kepada 9 personel Sebasa yang membantu proses penyidikan sebagai juru bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Jepang.