Mahasiswa Undip Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Wakil Rektor: Kami Selidiki

oleh
Tangkapan layar pengakuan dari oknum mahasiswa Undip yang diduga lakukan kekerasan seksual terhadap temannya. (Foto: @o98756283863682)

Semarang – INFOPlus. Seorang oknum mahasiswa Undip berinisial NI diduga melakukan pemerkosan terhadap teman perempuanya. Kasus kekerasan seksual ini ramai dibicarakan warganet di sejumlah platform media sosial.

Di TikTok, akun @sangtutor mengungkap kasus tersebut. Akun tersebut memposting sebuah tulisan ‘Kepada Pelaku Kekerasan Seksual Mahasiswa Psikologi UNDIP yang ngelecehin teman gua, lu tega brow.’

Di postingan lain, @sangtutor juga mengungkap rekaman pengakuan kekerasan seksual dari NI, mahasiswa Psikolog Undip angkatan 2020.

“Gua minta maaf kalau melakukan kekerasan sesual, melakukan hal yang tidak seharusnya, gua sadar gua salah, gua tidak akan melakukan itu lagi. Gua pengin masalah ini kelar.”

INFO lain :  Mbak Ita Minta Korban Kekerasan Seksual Berani Melapor, Bisa Lewat Kentongan Digital

Sementara di platform X informasi dugaan pemerkosaan NI dibeber lebih gamblang oleh @o98756283863682. Lewat thread yang diposting 15 April 2024, dugaan kekerasan seksual terjadi di kisaran tanggal 14-15 November 2023.

“Untuk yang nanya pelakunya siapa, namanya NATHAN ICHSAN!!! dia dulu ketua ukm basket und*p gatau sekarang masih atau ga, jadi jangan salah target,” tulisnya.

Menurut @o98756283863682, pelaku dan korban diketahui saling kenal dan berteman. NI merupakan mahasiswa Undip yang kerap membantu korban pada saat sedih dan stres.

“Ini bukan pertama kalinya korban meminta tolong pada pelaku untuk mendengarkan keluhan korban. Korban sangat percaya dengan pelaku karena pelaku adalah a good listener,” tulisnya lagi.

INFO lain :  RI Harus Setop Ekspor Gas?

Singkat cerita, bemula dari korban yang sedang dalam kondisi stres berat minta tolong ke NI untuk curhat. Keduanya lantas bertemu di kos korban. Namun NI menyarankan agar korban bercerita kosnya saja.

Dalam perjalanan menuju kos NI, yang bersangkutan menawari korban dan berinisiatif membeli minuman. Tidak dijelaskan secara detil minuman tersebut apakah minuman keras atau tidak.

Setibanya di kos NI, keduanya kemudian masuk ke kamar. Sambil bercerita, mereka minum. Hingga akhirnya korban tak sadar dan terjadilah aksi perkosaan tersebut.

“Lalu mereka berdua minum sampai korban tidak sadar diri (pas sudah sadar, korban dapat me recall beberapa kejadian yang di lakukan pelaku) pada saat keaadan tidak sadar, tangan korban di tarik ke arah kelamin pelaku untuk memaksa korban utk hand job pelaku.”

INFO lain :  Wanita Muda di Semarang Bunuh Diri dengan Loncat dari Lantai 4

“Lalu pelaku menarik kepala korban ke arah kelamin korban untuk oral sex. korban sudah menolak dan tidak mau tetapi pelaku tetap memaksa. lalu pelaku memaksa melakukan penterasi yang sampai membuat korban menjerit kesakitan minta stop.”

“Lalu korban berkali” minta stop. stelah di perkosa, korban jg belum sepenuhnya sadar. lalu pelaku menyuruh korban utk pulang karena pelaku takut kalau korban pulang makin pagi karena bisa diliatin orang.”