INFOPlus – Semarang. Seorang Perempuan berinisial NJ (20) yang melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari lantai empat Mall paragon Semarang mengalami luka berat bagian kepala. Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki terkait kasus kematian gadis itu.
Mall paragon yang berada di Jalan Pemuda, Kota Semarang, terlihat jasad perempuan itu dievakuasi pukul 19.00 WIB. Jasad korban kemudian dibawa ke RS Kariadi Semarang.
Polisi, langsung melakukan olah TKP dan menelusuri kedatangan dan jalur yang dilalui selama berada di dalam mall. Olah TKP selesai sekitar pukul 20.30 WIB.
Polisi Masih Selidiki Kematian Mahasiswa Unnes Bunuh Diri Loncat dari Lantai 4 Mall Paragon Semarang tersebut.
Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Indra Romantika mengatakan telah mendatangi lokasi kejadian setelah mendapat laporan langsung dari pihak manajemen Mall Paragon, sekitar pukul 17.20. Kemudian bersama unit inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP untuk keperluan lebih lanjut.
“Hasil penyebab awal, korban jatuh dari lantai empat parkiran mobil. Kurang lebih ketinggian sekitar 20 meter. Indikasi apakah korban bunuh diri dengan sebagai meloncat, ini masih kita upayakan untuk penyelidikan,” ujarnya saat di lokasi kejadian, Selasa (10/10/2023).
Kapolsek juga membeberkan, awal kali yang mengetahui temuan kejadian ini adalah pihak security Mall Paragon, bernama Ria. Perempuan ini, beraktifitas dan mendapat laporan pengunjung adanya orang tergeletak di exit pintu keluar roda empat. Diduga, korban loncat keluar dari atas bangunan Mall paragon.
“(Korban) luka kepala paling parah di bagian kepala. Sekarang jenasah sudah dibawa ke RSUP dr kariadi, masih dilakukan pemeriksaan forensik. Untuk hasilnya nanti akan kita kembangkan dari identitas korban, untuk lukanya di bagian mana saja,” Terangnya.
Hasil olah TKP, lanjut Kapolsek menjelaskan ditemukan sebuah tas yang dicurigai milik korban di lantai empat, samping pembatas. Dalam tas tersebut ditemukan berbagai identitas diantaranya KTP, Kartu Pelajar Mahasiswa Unnes, dan secarik surat wasiat.
“Masih masih kita identifikasi. Apakah itu milik korban atau bukan, masih menunggu proses penyelidikan lebih lanjut. Identitas di dalam tas itu warga Kota Semarang, Kecamatan Ngaliyan, Kelurahan Kalipancur, atas nama Nada, NJW, usia 2tahunan,” bebernya.
“Kedatangan korban kesini, kita juga masih sisir lokasi, kita cek CCTV. Saat ini masih penyelidikan dari kepolisian, nanti akan kita informasikan lebih lanjut. CCTV masih kita copy belum kita lihat,” imbuhnya.












