INFOPlus – Jakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi tahunan pada Juli 2023 mencapai 3,08 persen (year on year/yoy) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,24 persen. Sementara itu, untuk tingkat inflasi bulanan sebesar 0,21 persen (month to month/mtm) dan tingkat inflasi year to date (ytd) sebesar 1,45 persen untuk Juli 2023.
Pada Juli 2023, inflasi bulanannya lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya (Juni 2023) yang sebesar 0,14 persen. Tetapi, angka inflasi ini lebih rendah bila dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya (Juli 2023) yang sebesar 0,64 persen.
Tingkat inflasi tahunan komponen inti Juli 2023 sebesar 2,43 persen. Sedangkan, inflasi bulanan sebesar 0,13 persen, dan inflasi year to date (ytd) sebesar 1,20 persen. Secara tahunan (yoy), inflasi Juli 2023 lebih rendah dibanding inflasi Juli 2023 yang mencapai 4,94 persen dan terus mengalami tren penurunan sejak Maret 2023.
Lantas, apa komoditas pemicu inflasi tertinggi Juli 2023? Simak rangkuman informasi selengkapnya berikut ini.
Komoditas Pemicu Inflasi Tertinggi
Badan Statistik Nasional (BPS) mengumumkan inflasi tahunan terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, perumahan, transportasi, pendidikan, perawatan pribadi dan jasa lainnya. “Kelompok pengeluaran yang meliputi makanan, minuman dan tembakau mengalami inflasi sebesar 1,9 persen,” tulis BPS di situsnya, dikutip, Kamis, 3 Agustus 2023.
Kelompok pakaian dan alas kaki serta perumahan yang meliputi air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga juga mengalami inflasi masing-masing sebesar 1,42 dan 2,03 persen. Sementara itu, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,37 persen dan kelompok kesehatan sebesar 2,69 persen.
Kelompok transportasi menyumbang inflasi sebesar 9,58 persen. Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,02 persen, dan kelompok pendidikan sebesar 3,07 persen. Selain itu, harga dari kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran juga inflasi sebesar 3,08 persen.
Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menyumbang inflasi sebesar 3,98 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,24 persen.
Dapat disimpulkan bahwa penyumbang inflasi tahunan Juli 2023 yoy adalah kelompok transportasi dengan andil 1,17 persen karena kenaikan harga yang mencapai 9,58 persen. Sedangkan, penyumpang inflasi Juli 2023 mtm juga kelompok transportasi dengan andil 0,08 persen.












