“Kami atas nama Manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat adanya kejadian ini,” imbuh dia.
“Info awal truk tiba-tiba mogok di atas rel,
driver dan kernet sudah berupaya minta tolong ke petugas palang kereta yang ada di sini namun tidak sempat karena keretanya sudah dekat sehingga terjadi kecelakaan,” tutur Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar.
Tabrakan dua alat transportasi berat tersebut menimbulkan suara menggelegar. Bahkan imbas benturan di bagian tanki BBM truk memicu terjadinya ledakan hingga terbentuk bola api cukup besar.
Truk sempat terseret beberapa meter hingga tengah jembatan rel yang membentang di atas Sungai Banjir Kanal Barat. Paskabenturan, sejumlah penumpang KA yang terlihat panik, buru-buru turun dari gerbong.
Salah satu penumpang perempuan terjatuh lantaran jarak lantai gerbong dengan tanah cukup tinggi. Akibatnya ia mengalami luka di bagian kaki.
“Korban jiwa tidak ada. Ada satu terluka penumpang luka melompat,” ujar dia.
Pihak PT KAI selanjutnya mengevakuasi penumpang KA Brantas ke Stasiun Jrakah untuk diikutkan kereta selanjutnya. Hingga pukul 22.00 WIB proses evakuasi kepala truk masih berjalan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Ixfan Hendri Wintoko menuturkan KA Brantas membawa 626 penumpang dengan rangkaian yang terdiri dari 3 kereta kelas eksekutif, 6 kereta kelas ekonomi dan 1 kereta pembangkit.
“Untuk kondisi masinis dan asisten masinis dalam kondisi selamat,” ujar dia.
Untuk perjalanan KA, sampai ada 9 perjalanan KA yang mengalami keterlambatan. Yakni, KA 112 Brantas sebanyak 87 menit, KA 178 Kamandaka 66 menit, KA 199F Kaligung 80 menit, KA 111 Brantas 26 menit, KA 129 Gumarang 55 menit, KA 220 Kertajaya 27 menit, KA 20F Argo Merbabu 47 menit, KA 160 Joglosemarkerto 14 menit, dan KA 58 Brawijaya 6 menit.
“Kami atas nama Manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat adanya kejadian ini,” imbuh dia. (Ags/Ts)
















