Fakta Hukum dan Kasusnya yang Belum Tuntas

oleh
Ilustrasi pemberian suap.

Semarang – Kasus suap seleksi Pemilihan Perangkat Desa (Pilperades) di Kecamatan Gajah Kabupaten Demak sudah pernah terjadi di tahun 2018 dan telah menyeret dua Kepala Desanya, Sukarmin (Kades Mojosimo) dan Tri Budi Haryanto (Kades Kedondong), selaku koordinator Kades. Keduanya telah dipidana pada 2020 silam di Pengadilan Tipikor Semarang.

Suap diberikan kepada alm. Dr Sutopo, dosen UNS Surakarta, selaku sekretaris tim seleksi. Sutopo sendiri pernah disidang di pengadilan, namun pemeriksan perkaranya dibatalkan karena meninggal dunia.

Berdasarkan penelusuran, INFOPlus terungkap jika kasus dugaan suap Pilperades di Kecamatan Gajah tahun 2021 yang melibatkan dua dosen Fisip UIN Walisongo Semarang, Amin Farih dan Adib yang kini diperiksa di pengadilan memiliki keterkaitan. Kasus suap tahun 2018 sendiri terkesan belum tuntas setelah perkara Sutopo “gugur’. Sejumlah pihak-pihak terlibat diketahui tak diproses hukum.

Berikut fakta-fakta hukum kasus suap Pilperades di Kecamatan Gajah Demak 2018 menurut majelis hakim pemeriksa perkara Sukarmin dan Tri Budi Haryanto.

Pilperades di 15 Desa

Tahun 2018 di lingkungan Kecamatan Gajah Kabupaten Demak mengadakan seleksi calon perangkat Desa yang diikuti 15 Desa yaitu Desa Melati Harjo, Desa Telogopandogan, Desa Tambirejo, Desa Medini, Desa Gajah, Desa Kedondong, Desa Banjar Sari, Desa Mojosimo, Desa Sari, Desa Melekang, Desa Jatisono, Desa Sambiroto, Desa Tanjung Anyar, Desa Surodadi dan Desa Sambung. Sesuai Perda pengisian perangkat desa tersebut harus melakukan MoU dengan pihak ketiga/Universitas.

Kerjasama Pilperades di Kecamatan Gajah akhirnya dilakukan dengan pihak UNS. Sebelumnya, pada 10 dan 13 Februari 2018 Tri Budi Haryanto, Sukarmin, H. Purnomo Kades Jatisono, Drs Untung Usmanto dan alm. Dr Sutopo bertemu, membahas finalisasi kerjasama dan draf kerjasama.

Selanjutnya, Sukarmin dan Tri Budi Haryanto serta H. Purnomo Kades Jatisono ke LPPM UNS. ditemani Drs. Untung Usmanto, MA mereka menemui Sutopo membicarakan rencana kerjasama.

Tri Budi Haryanto dan Sukarmin lalu mengkoordinir para Kades di Lingkungan Kecamatan Gajah. Rapat di gudang Kasmadi (Kades Sari), dihadiri Mohamad Rois Kades Medini, H. Moh. Sodig Kades Telogopandogan, Moh. Junaedi Kades Mlatiharjo, Agus Sukamto Kades Sambiroto, Alaudin selaku Kades Tanjung Anyar, Purnomo, S.Sos Kades Jatisono, Nurfuat Kades Mlekang, Siswahyudi Kades Sambung, Kasmadi Kades Sari, Masrukhin selaku Kades Gajah.

Intinya, Pilperades 2018 digelar dengan biaya Rp 3 juta setiap peserta yang dibiayai dari APBDes. Serta tambahan Rp 200 ribu sebagai pengganti biaya untuk mencari universitas. Uang dikelola Sukarmin.