Dukung Pemkot Semarang Lestarikan Cagar Budaya, BI Jateng Restorasi Gedung Karya Thomas Karsten

oleh
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu beserta Kepala Perwakilan BI Jateng, Rahmat Dwisaputra meresmikan hasil restorasi bangunan cagar budaya, rumah jabatan Kepala BI Jateng di Jalan Letjend S Parman, Kota Semarang, Jumat (2/2) malam. (Foto: Dok)

Semarang – INFOPlus. Pemkot Semarang terus berupaya mendukung pelestarian bangunan cagar budaya di wilayahnya. Salah satunya dengan menggandeng lembaga maupun instansi untuk mensertifikatkan dan merestorasi bangunan tua yang memiliki kekayaan sejarah dan cagar budaya.

Bank Indonesia melakukan restorasi bangunan rumah jabatan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengahdi di Jalan Letjend S Parman, Kota Semarang.

Bangunan yang dibangun sekitar tahun 1930an tersebut kini telah ditetapkan menjadi bangunan Cagar Budaya.

Setelah direstorasi, pemerintah melalui Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu turut serta membantu pengumpulan berkas atau dossier yang menunjang penetapan dan sertifikasi cagar budaya bangunan tersebut.

INFO lain :  Antisipasi Banjir di Kota Semarang, BBWS Pemali Juana Siapkan 13 Mobile Pump

Kepala Perwakilan BI Jateng, Rahmat Dwisaputra berterima kasih atas dukungan pemerintah Kota Semarang yang telah membantu hingga sertifikat cagar budaya rumah jabatan Kepala Bank Indonesia Jawa Tengah diserahkan.

“Kali ini telah dilakukan penyerahan sertifikat cagar budaya dari Pemerintah Kota Semarang yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu,” ujar Rahmat, Jumat (2/2) malam.

Menurut Rahmat, setelah melalui proses restorasi, cagar budaya rumah jabatan Kepala Bank Indonesia Jawa Tengah harapannya bisa menjadi bagian dari hasanah bangunan-bangunan cagar budaya di Kota Semarang.

INFO lain :  Kasus Pungutan THR Linmas Kelurahan Pekunden, Ketua RW dan Komandan Linmas Ditegur

“Seperti kita ketahui, saat ini Kota Semarang tengah berjuang untuk mendapatkan world heritage dari Unesco. Harapannya ini menjadi satu bagian cerita dan sejarah bagi anak cucu kita nanti,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menjelaskan, bangunan milik Bank Indonesia yang dibangun tahun 1931 ini merupakan peninggalan karya arsitektur Herman Thomas Karsten.

Sedikit informasi, Thomas Karsten merupakan insinyur asal Belanda yang berkontribusi besar terhadap arsitektur dan perencanaan kota di Indonesia. Salah satu bangunan bersejarah peninggalannya yakni Pasar Johar Semarang.

“Alhamdulillah ada tambahan lagi status cagar budaya, salah satu karya peninggalan Thomas Karsten yang ada di kota Semarang. Ini dibangun 1931. Tentunya butuh effort yang luar biasa karena butuh biaya yang tinggi untuk merestorasi bangunan cagar budaya,” kata Mbak Ita, sapaannya.

INFO lain :  Natal dan Tahun Baru, ASN Kota Semarang Dilarang ke Luar Kota

Mbak Ita juga menyempatkan berkeliling melihat kokohnya bangunan cagar budaya yang masih lestari dan tidak tergerus zaman tersebut.

Wali kota perempuan pertama Kota Semarang ini mengaku kagum dengan perjuangan Bank Indonesia mengembalikan fasad bangunan yang sempat hilang, namun dikembalikan lagi sama seperti bangunan di tahun 1931 silam.