Pada minggu terakhir, mahasiswa memberikan psikoedukasi regulasi emosi untuk membantu siswa mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi secara adaptif.
Latihan sederhana seperti teknik pernapasan, self-talk positif, dan reframing diperkenalkan agar siswa memiliki keterampilan praktis dalam menghadapi stres dan tekanan sehari-hari.
-
Tujuan Program KKN
Tujuan pelaksanaan KKN ini selaras dengan capaian pembelajaran OBE dan MBKM, yaitu mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam menerapkan keilmuan psikologi secara kontekstual, meningkatkan keterampilan komunikasi dan empati sosial, serta membangun kepedulian terhadap isu kesehatan mental remaja di lingkungan pendidikan.
Bagi siswa, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri, kemampuan mengelola emosi, sikap empatik, serta pola pikir positif dalam menghadapi tantangan akademik maupun sosial.
Antusiasme siswa terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam setiap sesi kegiatan, mulai dari latihan pernapasan sadar, simulasi anti-bullying, hingga refleksi diri melalui journaling dan afirmasi positif.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini karena dinilai relevan dengan kebutuhan siswa serta mendukung pembinaan karakter dan kesehatan mental berbasis nilai-nilai Islami.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN menyampaikan bahwa program ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna.
“Kami tidak hanya menerapkan teori psikologi, tetapi juga belajar memahami dinamika remaja secara langsung di lapangan,” ungkap salah satu mahasiswa peserta KKN.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan ini karena dinilai sejalan dengan upaya pembinaan karakter dan kesehatan mental siswa berbasis nilai-nilai Islami. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model kegiatan berkelanjutan yang dapat diterapkan oleh guru BK dan wali kelas dalam mendukung kesejahteraan psikologis siswa.
Capaian dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga oleh pihak sekolah dan mahasiswa. Sekolah memperoleh model kegiatan psikoedukatif yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan, sementara mahasiswa mendapatkan penguatan kompetensi profesional, soft skills, serta pemahaman nyata tentang peran psikologi dalam dunia pendidikan.
Melalui pelaksanaan KKN Berdampak ini, Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kesehatan mental remaja serta menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat. (mw)












