Datangi Polres Batang, LBH Ansor Desak Pembunuhan Haniyah Segera Diungkap

oleh
LBH Ansor saat bertemu dengan tim Reskrim Polres Batang guna menanyakan perkembangan penanganan pembunuhan Haniyah. (Foto: Ist)
LBH Ansor saat bertemu dengan tim Reskrim Polres Batang guna menanyakan perkembangan penanganan pembunuhan Haniyah. (Foto: Ist)

BatangINFOPlus. LBH Ansor datangi Mapolres Batang, mendesak polisi segera mengungkap kasus pembunuhan Haniyah.

Kekecewaan mendalam melanda LBH Ansor atas lambannya penanganan kasus pembunuhan Haniyah binti Sutrisno oleh Polres Batang. Sudah hampir delapan tahun berlalu sejak penemuan jenazah Haniyah, namun penegakan hukum terhadap kasus ini masih jalan di tempat.

Pada Sabtu (20/7), perwakilan LBH Ansor mendatangi Polres Batang untuk menuntut kejelasan dan kemajuan mengenai kasus itu.

“Kami mendatangi Polres Batang untuk menanyakan progres penanganan penyidik. Kami kecewa dengan kinerja Polres Batang yang cenderung lambat dan kurang responsif,” ungkap Miqdam, Minggu (21/7)

INFO lain :  Masa Jabatan 232 Kepala Desa di Batang Diperpanjang Dua Tahun

Kasus pembunuhan Haniyah binti Sutrisno mengguncang masyarakat Batang ketika jenazahnya ditemukan pada pagi hari, 4 Desember 2016. Haniyah ditemukan di garasi rumah majikannya, Masrukhin, dengan luka-luka serius akibat kekerasan benda tumpul.

Hasil otopsi Biddokes Polda Jateng mengungkapkan luka di bagian belakang kepala dan leher Haniyah, yang semakin memperkuat dugaan adanya tindak pembunuhan.

Meskipun bukti awal mengarahkan pada dugaan pembunuhan, kasus ini seolah terhenti tanpa perkembangan berarti.

LBH Ansor, sebagai lembaga yang mendampingi keluarga korban, merasa frustrasi dengan lambannya penanganan kasus ini oleh Polres Batang.

Pada kunjungan mereka ke Polres Batang, perwakilan LBH Ansor yang dipimpin oleh Miqdam, menyampaikan kekecewaan mereka terhadap kinerja pihak kepolisian. Miqdam menegaskan, mereka mengharapkan ada langkah konkret untuk mengungkap pelaku.

INFO lain :  Pemkot Semarang Masuk 10 Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Terbaik

Kekecewaan LBH Ansor semakin mendalam karena sudah hampir delapan tahun kasus ini tidak menunjukkan kemajuan berarti. Meski begitu, ada secercah harapan yang muncul dari kunjungan tersebut.

Miqdam mengungkapkan Polres Batang telah memutuskan untuk menaikkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan. Ini merupakan langkah signifikan setelah sekian lama kasus ini terabaikan.

“Kami sebenarnya kecewa dengan kinerja Polres Batang yang cenderung tidak sat-set dan gercep bergerak menentukan siapa pelaku pembunuhan Haniyah. Namun kabar baik kami peroleh, langkah penyidik yang telah kami tunggu hampir 8 tahun akan dilaksanakan dengan menaikkan proses yang semula hanya penyelidikan menjadi penyidikan,” jelas dia.

INFO lain :  Pencari Ikan Hilang Tenggelam di Bengawan Solo

Dengan status baru ini, diharapkan ada langkah-langkah konkret dan cepat dalam proses pengungkapan kasus. LBH Ansor dan keluarga korban sangat menantikan perkembangan ini agar pelaku segera ditemukan dan dihadapkan pada hukum.

Selain penanganan kasus yang lebih serius, LBH Ansor juga meminta agar Polres Batang mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP). Surat ini penting agar keluarga korban dapat mengikuti perkembangan terkini dari proses hukum yang berjalan.