Pemkot Semarang Masuk 10 Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Terbaik

oleh
pemkot semarang raih penghargaan dari mendagri atas penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik
Mewakili Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Asisten Administrasi Pemerintahan Muhammad Khadik menerima piagam penghargaan atas prestasi 10 pemda dengan penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhamad Tito Karnavian di Surabaya, Kamis (25/4). (Foto: Dok)

SemarangINFOPlus. Pemkot Semarang diganjar prestasi bergengsi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).  Di bawah kepemimpinan Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu, Pemkot berhasil masuk dalam 10 penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik

Pemkot Semarang mendapat prestasi penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan score 3,5254 dan status kinerja tinggi. Prestasi tersebut berdasarkan evaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah (EPPD) tahun 2023.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhamad Tito Karnavian menyerahkan penghargaan secara langsung kepada perwakilan dari Pemkot Semarang usai Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024 di Balai Kota Surabaya, Kamis (25/4).

Peringatan Hari Otda XXVIII di Surabaya mengambil tema Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat. Mendagri Tito menyampaikan, selama 28 tahun, otonomi daerah telah memberikan dampak positif. Terutama dalam meningkatnya angka indeks oembangunan manusia (IPM) dan bertambahnya pendapatan asli daerah (PAD) serta kemampuan fiskal daerah.

INFO lain :  Pecinan Kota Semarang Mulai Bersolek Sambut Imlek

“Kepada daerah-daerah otonom baru yang telah berhasil meningkatkan PAD dan kemampuan fiskalnya, peningkatan tersebut harapannya bisa dimanfaatkan untuk program pembangunan dan kesejahterakan rakyat. Sehingga dapat meningkatkan angka IPM, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan konektivitas serta akses infrastruktur,” kata dia

Tito meminta agar daerah yang IPM-nya masih rendah dan masih tinggi angka kemiskinan, serta infrastruktur belum baik, agar melakukan evaluasi. Hal ini memastikan bahwa penyusunan program dan kegiatan dalam APBD dapat tepat sasaran, efektif, serta efisien.

INFO lain :  Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Semarang, Mbak Ita: Kembangkan Literasi untuk Masa Depan

Daerah dengan PAD rendah juga diimbau melakukan terobosan dan inovasi untuk menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah serta peningkatan bagi PAD. Tentunya, sesuai aturan dan tanpa melanggar hukum dan norma yang ada, serta tidak memberatkan rakyat.

“Implementasi pengembangan wilayah perlu dilakukan melalui pendekatan kebijakan yang berkelanjutan dan implementasi regulasi Ekonomi Hijau,” kata Tito dalam sambutannya.

Usai upacara, Mendagri menyerahkan piagam penghargaan untuk lima provinsi, 14 kabupaten, dan 10 kota berprestasi berdasarkan EPPD 2023. Dan Kota Semarang menjadi salah satu dari 10 kota yang menerima penghargaan penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik .

INFO lain :  Ada Dugaan Korupsi di Kota Semarang, Mbak Ita: Lapor ke Lopissemar

Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Kota Semarang, Muhammad Khadik mewakili Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima piagam penghargaan tersebut.

“Saya mendapatkan tugas dari Bu Wali Kota. Sebenarnya Bu Wali ingin hadir secara langsung, sesuai agenda awal. Sebenarnya pemberian penghargaan diagendakan malam hari. Ternyata ada perubahan karena Pak Mendagri tidak bisa sampai malam,” ujar dia.