Wali Kota Semarang Warning Ortu: Hindarkan Anak dari Judi Online

oleh
wali kota semarang minta ortu hindarkan anak dari pengaruh judi online
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu ingatkan orang tua untuk lebih meningkatkan perhatian ke anak agar terhindar judi online. (Foto: Dok)

SemarangINFOPlus. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anaknya agar terhindar dari perjudian, khususnya judi online. Pasalnya saat ini banyak ditemukan kasus anak berstatus pelajar yang jadi korban judi online.

Mbak Ita, sapaan Wali Kota Semarang, mengungkapkan saat ini aplikasi judi online bertebaran di hampir semua platform media sosial. Karenanya ia meminta kepada orang tua untuk rutin memeriksa handphone anaknya, agar hal-hal negatif tersebut bisa terhindari.

Selain itu, Mbak Ita juga ingatkan soal pentingnya komunikasi dengan anak. Sebab ntensitas komunikasi yang terjadi antara orang tua dan anak akan sangat berpengaruh terjadap kekuatan mental, sehingga bisa tetap terjaga dari kegiatan yang buruk.

“Kemarin-kemarin situs porno, tapi sekarang ada judi online. Apalagi judi online juga banyak diiklankan melalui Instagram dan sosial media lainnya. Nah ini orang tua harus tahu dan bisa memberikan pemahaman yang baik pada anak-anaknya,” beber dia, Senin (8/7).

Menyikapi fenomena tersebut, lanjut Mbak Ita, Pemkot Semarang melalui Dinas Pendidikan akan terus melakukan penyuluhan kepada pelajar di setiap sekolah.

Tidak hanya soal judi online, penyuluhan ini diharapkan mampu memberi pemahaman kepada pelajar untuk tidak melakukan hal yang tidak berguna, khususnya aktivitas yang melanggar hukum.

Di sisi lain, Wali Kota Semarang juga akan menggandeng aparat penegak hukum, baik Kejaksaan Negeri Kota Semarang maupun Polrestabes Semarang, untuk upaya-upaya penanganan dan pencegahan praktik perjudian di masyarakat.

“Kita akan aktif sosialisasi, tapi orang tua harus peka, sering cek handphone anaknya. Karena satu handphone saja mudah untuk akses apa saja,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Agung Mardiwibowo menegaskan komitmennya dalam memberantas perjudian di Kota Semarang. Untuk pencegahan agar pelajar tak terlibat perjudian, pihaknya sudah menyiapkan program sosialiasi untuk mengingatkan bahaya judi.

“Kami punya program jaksa masuk sekolah, untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar agar tak terjerumus dan terlibat dalam praktik perjudian,” ujarnya saat kegiatan Tepra Sosialisasi Hukum Judi Online, Kamis (4/7). []