Tanggul Laut dan Kampung Bahari Tambaklorok Semarang Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Baru

oleh
tanggul laut tambaklorok semarang
Tanggul laut di Tambaklorok akan diintergrasikan dengan kampung bahari sehingga bisa jadi destinasi wisata di Kota Semarang. (Foto: Dok)

SemarangINFOPlus. Proyek pembangunan sheet pile atau tanggul laut pencegahan banjir dan rob untuk wilayah pesisir utara di Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara,  akan terintegrasi dengan kampung bahari. Diproyeksikan jadi destinasi wisata baru Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan ada arahan dari Presiden RI Jokowi agar proyek di Kampung Nelayan Tambaklorok bisa digarap untuk potensi wisata, selain hanya proyek pencegahan rob dan penahan gelombang air laut.

“Jadi memang Bapak Presiden sudah menyampaikan, bahwa proyek ini tidak hanya sebagai pencegah rob dan penahan gelombang saja, tetapi juga bisa menjadi satu bagian dari destinasi wisata,” ujar Mbak Ita sapaannya, dalam keterangan tertulis, Rabu (19/6).

Apalagi, kawasan Tambaklorok memang telah disiapkan sebagai kampung bahari, yang terintegrasi dengan fasilitas lain, seperti tempat pelelangan ikan, rumah apung, dan kampung nelayan.

Saat ini upaya yang tengah dilakukan, yakni menggandeng tokoh masyarakat serta melakukan penataan-penataan tempat yang berada di wilayah sekitar. Mbak Ita ingin sekali Kampung Nelayan Tambaklorok menjadi wisata bahari seperti Muara Karang.

“Kemudian adalah revitalisasi pasar yang ada di Tambaklorok itu, sehingga bisa menjadi lebih bagus. Perawatan dan pemeliharaan taman-tamannya juga perlu kolaborasi dengan masyarakat. Dengan menjadi wisata bahari, diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar,” jelasnya.

Mbak Ita  juga mendorong masyarakat sekitar, agar lebih menjaga kebersihan lingkungan. Karena untuk jadi sebuah destinasi wisata, kebersihan dan perilaku masyarakat sekitar sangat membantu dalam pengembangan.

“Dengan adanya destinasi wisata di sini, maka ibu-ibu nelayan bisa membuat kerajinan, olahan ikan, sehingga ekonomi di sini bisa bergulir dan masyarakat bisa lebih sejahtera. Tapi masyarakat jangan buang sampah sembarangan. Kebersihan lingkungan harus benar-benar diperhatikan,” lanjutnya.

Sementara itu, salah satu warga RT 5 RW 16, Ernawati menyambut gembira dengan rencana penataan kawasan menjadi destinasi wisata. Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemkot Semarang ini juga akan membantu perekonomian warga sekitar.

“Senang sekali bisa ada banyak pengunjung nanti yang ke sini, kami warga bisa dapat rezeki lebih,” terangnya.

Ernawati mengapresiasi langkah Wali Kota Semarang karena telah memberikan perhatian lebih kepada warga di wilayah pesisir. Wanita berusia 44 tahun itu mengakui, dengan pembangunan sheet pile ini minimal bisa mengatasi permasalahan banjir rob di Tambaklorok dan sekitar.