Pemkot Semarang Raih Dua Penghargaan dari ANRI

oleh
Pemkot Semarang dapat pernghargaan dari ANRI
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, Bambang Suranggono serahkan penghargaan dari ANRI kepada Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, belum lama ini. (Foto: Dok)

SemarangINFOPlus. Pemkot Semarang menerima dua penghargaan bergengsi dari Arsip Nasional Republik Indonesia atau ANRI. Penghargaan ini diberikan pada puncak peringatan Hari Kearsipan ke-53 tahun 2024, belum lama ini.

Penghargaan ANRI kepada Pemkot Semarang adalah Pengawasan Kearsipan Tahun 2023 dengan nilai AA (sangat memuaskan) untuk kategori Kota/Kabupaten dan penetapan arsip sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) tahun 2024 untuk arsip revitalisasi situs Kota Lama Semarang tahun 1983-2022.

Penghargaan dengan predikat sangat memuaskan dari hasil pengawasan kearsipan tahun 2023 diberikan atas komitmen dan dedikasi Pemkot Semarang dalam mengelola arsip dengan baik dan profesional, baik kearsipan eksternal maupun internal. Pemkot Semarang memperoleh nilai 91,38 dan juga tercatat sebagai kota dengan nilai tertinggi se-Jawa Tengah.

Jumlah institusi yang dilakukan pengawasan kearsipan tingkat daerah tahun 2023 yang dilaksanakan oleh ANRI adalah sebanyak 34 pemerintah provinsi dan yang dilakukan 443 kabupaten kota.

Penyerahan penghargaan dilakukan secara langsung oleh Plt Kepala ANRI, Imam Gunarto kepada Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, Bambang Suranggono di Hotel Mercure, Samarinda, Kalimantan Timur pada Rabu (29/5) lalu.

“Prestasi ini justru karena ada komitmen yang sangat kuat dari pimpinan daerah. Terutama dalam melaksanakan pembinaan terhadap lembaga kearsipan daerah kota semarang dan juga peran serta dari semua OPD. Sehingga pengawasan kearsipan mendapatkan hasil yang memuaskan,” ujar Bambang Suranggono dalam keterangan tertulis diterima Rabu (5/6).

Atas prestasi tersebut, Bambang berharap ke depan pihaknya terus memperoleh bimbingan kepala daerah dan peran serta kepala OPD agar terus melakukan pengawasan kearsipan yang baik.

Sedangkan penghargaan terkait arsip revitalisasi situs Kota Lama Semarang tahun 1983-2022, juga menjadi bukti pengakuan ANRI kepada Pemkot Semarang atas upaya pelestarian sejarah kota.

Arsip tersebut ditetapkan sebagai Memori Kolektif Bangsa Tahun 2024 setelah melalui proses seleksi presentasi, verifikasi lapangan, hingga sidang pleno Dewan Memori Kolektif Bangsa. Arsip Situs Kota Lama menjadi salah satu dari tujuh arsip yang terpilih dari 12 nominasi.

Sejarah pembangunan dan pengembangan Kota Lama Semarang begitu penting untuk diketahui masyarakat mengingat bangunan Kota Lama merupakan situs peninggalan di era kolonial.

Begitu pentingnya sejarah tersebut untuk diketahui oleh masyarakat, maka Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang melakukan akuisisi arsip revitalisasi situs Kota Lama Semarang dan mengajukan ke ANRI agar ditetapkan sebagai arsip MKB.