Seorang Pria Di Semarang Tega Aniaya Mantan Istri Dengan Pisau

oleh
Rekaman CCTV Penganiayaan
Rekaman CCTV Penganiayaan

Semarang – INFOPlus. Unit Resmob Polrestabes Semarang berhasil mengamankan pelaku penusukan Seorang Asisten rumah tangga (ART) yang dilakukan di wilayah Semarang Barat pada Minggu (21/4) malam.

Pelaku yang merupakan mantan suami siri korban yakni bernama Moh Nawi warga Ambarawa Kabupaten Semarang. Sedangkan korban yakni bernama Sri Astuti (31) warga Wologito VIII, Semarang Barat.

Dari video rekaman CCTV, pelaku yang mengenakan topi dan tas slempang itu awalnya datang ke lokasi kejadian untuk menemui korban.

INFO lain :  Tangani Banjir di Perum Dinar Indah Tembalang, Pemkot Semarang dan BBWS Minta Bantuan Pusat

Saat korban keluar menemui pelaku, terjadi cekcok dan kemudian pelaku mengeluarkan pisau dapur yang diambil dari tasnya.

Tanpa pikir panjang, pelaku dengan kejam membabi buta menyatatkan pisau tersebut ke leher dan menusukan ke beberapa bagian tubuh korban. Usai melakukan aksi tersebut, pelaku langsung pergi melarikan diri.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar membenarkan informasi penangkapan tersebut.

“Pelaku sudah diamankan Polrestabes Semarang,” kata Andre saat ditemui di kantornya, Selasa (23/4).

INFO lain :  Rekening Perias Pengantin di Boyolali ini Diduga Terlibat Pencucian Uang

Mengenai motif pelaku melakukan penusukan itu, Andre mengaku belum tahu karena kasusnya saat ini ditangani Polrestabes Semarang.

Andre mengatakan, sebelum penusukan terjadi pada Minggu (21/04), pelaku sudah beberapa kali mencari korban.

“Pelaku beberapa hari sebelumnya sudah mencari korban,” ujarnya.

Kemudian pada Minggu (21/04) lalu pelaku mengajak rekannya mencari korban, SA (31), ke rumah orang tuanya. Saat itu korban yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) sedang bekerja di rumah majikannya di Kembangarum, Semarang Barat.

INFO lain :  Kapolda Kalimantan Utara Irjen Daniel Aditya Jaya dampingi jenazah Brigpol Setyo Herlambang yang diautopsi di RS Bhayangkara, Semarang

“Pelaku mendatangi rumah ortu korban dan diantar salah satu keponakan ke rumah majikan di mana korban kerja. Sampai di rumah majikan korban, ada cekcok dan terjadi penganiayaan,” jelas Andre.

Peristiwa penganiayaan itu terekam CCTV dan beredar di media sosial. Pelaku menyerang korban dengan pisau kemudian kabur. Korban mengalami lima luka tusukan dan sayatan. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit. (Mh/Mw)