“Jadi ini sudah diserahkan. Di sini kan Perumnas Sendangmulyo, Fasum dan fasosnya sudah diserahkan ke pemkot sekitar 2 tahun lalu. Karena kalau belum diserahkan, kami tidak bisa melakukan penanganan,” ujar dia.
Mbak Ita sendiri telah minta ke Disperkeim agar pekerjaan talud terasiring penguatan jalan lingkungan bisa selesai sesuai rencana. Ia berharap cuaca cerah saat ini bisa mendukung penyelesaian penanganan longsor Sendangmulyo.
“Dan alhamdulillah kemarin cuaca juga mendukung dilakukan penanganan karena tidak ada hujan, curah hujan rendah, adapun hujan tapi tidak signifikan, karena dibantu BNPB dengan TMC. Semoga setelah Lebaran nanti pekerjaan lebih dikebut penyelesaiannya,” katanya.
Kepala Disperkim Yudi Wibowo menambahkan seiring sudah menjadi aset Pemkot Semarang membuat pihaknya lebih cepat menyiapkan anggaran penanganan longsor Sendangmulyo.
“Kami anggarkan Rp 1,1 miliar, pekerjaan dilakukan secara swakelola. Akses jalan kampung yang cukup lebar juga memudahkan truk untuk membawa material ke lokasi longsor. Semoga cuaca juga mendukung sehingga pekerjaan bisa selesai sesuai rencana,” imbuh dia. (Ags/Mw)














