Pekerja Operator Karaoke Di Semarang Dibacok Tamu! Korban Alami 8 Luka Tusuk

oleh
(Foto: Mh)

Semarang – INFOPlus. Seorang Warga Gondoriyo semarang Danang Rojaki (35), yang bekerja sebagai operator karaoke, dibacok oleh tamunya di Komplek Karaoke Argorejo gang 3, Semarang Barat, tepatnya di Karaoke Pattaya pada Sabtu (30/3), dinihari.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, tamu tersebut berjumlah 3 orang. Usai melakukan pembacokan, dua pelaku melarikan diri dan satu pelaku masih di lokasi kejadian.

Dari video amatir yang beredar di sosial media, diketahui satu pelaku bernama Yeremia Eko yang merupakan warga Ringin Telu, Kalipancur itu babak belur dihajar massa oleh warga sekitar karena aksinya.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar Winanomo menjelaskan awalnya 3 pelaku yang mengendarai mobil Toyota Yaris Warna Hitam Nopol H 8772 datang untuk karaoke sekira pukul 00.50 WIB.

Selang satu jam, lanjutnya, pelaku Yeremia keluar masuk room karaoke dengan kondisi mabuk dan resek.

“Tanpa sebab, korban yang sedang minum di teras diseret oleh Yeremia hingga jatuh tersungkur,” ungkap Kapolsek saat dilokasi kejadian Sabtu (30/3) siang.

Karena salah pengertian, lanjutnya, 2 teman Yeremia yang belum diketahui identitasnya, marah dan terjadi cekcok dengan korban.

“Nah disitu, satu pelaku itu mengeluarkan senjata tajam, lalu membacok korban dengan cara membabi Buta,” katanya.

Usai melakukan pembacokan, dirinya menyebut pelaku penusukan bersama satu temannya kemudian melarikan diri, sedangkan Yeremia yang ditinggal pelaku lainnya, dimassa oleh masyarakat sekitar.

“Korban mengalami 8 luka sayat di bagian tubuhnya. Lalu oleh masyarakat dibawa menuju ke RS Columbia Asia kemudian di rujuk di RS tugu Semarang,” katanya.

Saat ini, pelaku Yeremia Eko sudah diamankan di Polsek Semarang Barat untuk dimintai Keterangan lebih lanjut.

“Untuk dua pelaku lainnya, masih dalam pengejaran,” pungkasnya.

Sementara Yeremia eko mengaku jika dirinya dalam kondisi mabuk saat melakukan pemukulan. Dirinya juga sudah lupa terkait aksi pengeroyokan terhadap dirinya yang dilakukan warga.

“Nggak ingat blass, Saya mabuk,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan jika ia datang ke karaoke itu bersama dua rekannya mengendarai mobil. Dirinya juga tak tahu jika salah satu temannya yakni Sis ternyata membawa senjata tajam.

“Mobilnya Sis, dia juga sebenarnya masih saudara saya. Kita datang sudah minum (mabuk). Kalau senjata tajam (ditemukan di dalam mobil) saya tidak tahu,” jelasnya. (Mh/Mw)