Kejuaraan Bola Voli Kader PKK se-Kota Semarang Berlangsung Meriah

oleh
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat membuka kejuaraan bola voli perempuan Kader PKK antarkecamatan se-Kota Semarang berlangsung meriah, Sabtu (18/11). (Foto: Ist)

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memastikan perlombaan bola voli ini akan tetap digelar tiap tahunnya. Mbak Ita, sapaan akrabnya mengatakan, gelaran lomba bola voli tahun depan akan dihelat lebih meriah.

“Tahun depan akan diadakan lebih meriah lagi, mungkin nantinya bisa dilakukan proses penyisihan antar-kelurahan terlebih dulu baru kemudian tingkat kecamatan. Saya yakin tiap kelurahan punya pemain-pemainnya,” katanya, seusai memberikan piala dan uang pembinaan kepada para pemenang.

Setelah pertandingan tahun ini rampung, pihaknya menginstruksikan kepada seluruh camat dan lurah untuk melakukan sosialisasi dan membina para ibu-ibu yang memiliki bakat olahraga bola voli.

INFO lain :  Dua Anggota Geng Motor Pelaku Pembacokan di Semarang Ditangkap Polisi

“Ini juga termasuk pembibitan, lihat saja Gunungpati yang menang mereka ibu-ibu muda. Tahun depan diadakan kembali pasti mereka akan berlatih, menyiapkan diri untuk mengikuti kompetisi ini,” ujarnya.

INFO lain :  Aneh, Disnaker Kota Semarang Tolak Mediasi Semarang Royale Golf vs Caddy

Politikus PDI Perjuangan ini menambahkan, perlombaan bukan ajang mencari kemenangan maupun kekalahan saja. Dia menyebut ajang ini untuk mendorong kesehatan para perempuan, khususnya yang sudah berumah tangga.

“Selamat kepada yang mendapat juara, yang belum menang jangan berkecil hati, bisa berlatih lagi untuk tahun depan,” kata Wali Kota Semarang perempuan pertama ini.

Dalam pertandingan bola voli perempuan kader PKK antarkecamatan se-Kota Semarang ini, masing-masing juara selain mendapatkan piala, juga menerima uang pembinaan.

INFO lain :  Setelah Kematian Kopda Muslimin, ini Kelanjutan Kasus Penembakan di Semarang

Sang juara, Kecamatan Gunungpati mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta. Runner-up, Kecamatan Banyumanik menerima Rp 7 juta, peringkat ketiga diraih Kecamatan Mijen dengan uang pembinaan senilai Rp 5 juta, dan peringkat keempat, Kecamatan Semarang Selatan mendapatkan Rp 3 juta. (Ags/Mw)