Gerindra Ingin Jadikan Jateng Kandang Garuda, Tidak Lagi Kandang Banteng

oleh
Rapat Koordinasi Cabang Gerindra Kota Semarang. Gerindra berambisi mengubah stigma Jateng kadang banteng menjadi kandang garuda.(Foto: Gus Djoyo)

Semarang – INFOPlus. Gerindra Jateng optimis bisa mendapat hasil suara yang didominan di Pemilu 2024. Bahkan Gerindra ingin mengubah stigma Jateng kandang banteng menjadi kandang garuda.

Demikian dikatakan Ketua DPD Gerindra Jateng Sudaryono di Rapat Koordinasi Cabang DPC Gerindra Kota Semarang di Legacy Convention Hall, Kota Semarang, Minggu (19/11).

“Kita siap rebut kandang banteng jadi kandang garuda, tentu dengan strategi yang akan kita lakukan secara fair,” kata dia.

Keoptimisan Gerindra Jateng ini bukan tanpa alasan. Sudaryono menyatakan dari segi kesiapan pasukan, kader Gerindra di Jateng saat ini sudah benar-benar mencakup akar rumput. Kader-kader potensial partai berlambang Garuda Merah ini sudah menyebar hingka tingkat RT. Bahkan penggalangan dukungan sudah dilakukan di tiap tempat pemungutan suara (TPS).

“Gerindra sekarang lebih baik, bahkan pasukan kita sampai ke tingkat RT, RW bahkan TPS. Jadi kita optimis bisa menang satu putaran,” katanya.

Sudaryono mengibaratkan, kader Gerindra seperti jangkrik. Hal ini bisa dianalogikan jika mesin partai siap menyasar semua rumah dan menjangkau ke mana saja untuk mendulang simpati warga.

“Ini guyonan, tapi kader siap menyisir semua rumah dan menjangkau kemana saja,” ujarnya.

Hal lain yang menjadi keoptimasan Gerindra memenangi Pemilu 2024 adalah kesolidan secara nasional partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang menginginkan kemenangan Prabowo-Gibran. Jalinan sinergi ini memberi dampak positif hingga kader-kader partai koalisi di tingkat bawah. Ditambah aura politik Gibran yang memberi warna tersendiri bagi masyarakat Indonesia.

“Instrumen ketiga adalah Gibran itu sendiri, beliau sangat populer. Hasil survei kita, elektabilitas Prabowo-Gibran naik 12 sampai 15 persen. Kalaupun maju ke Gubernur Jateng saya kira nggak ada lawannya. Saya optimis menang di Jateng dan satu putaran, yakni 50 persen plus 1 yang akan berdampak pada suara nasional,” imbuh dia.

Sementara , Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Kota Semarang, Joko Susilo menjelaskan tujuan dari Rapat Koordinasi Cabang Gerindra Semarang adalah lebih menyolidkan element partai mulai dari ranting, anak ranting, badan dan sayap partai.

“Apalagi kita dapat arahan kalau Prabowo-Gibran harus menang satu putaran,” tuturnya.

Banyaknya partai politik yang mendukung, diyakini akan lebih mudah mengubah kandang banteng menjadi kandang garuda. Bahkan di legislatif, pihaknya yakin bisa mendapatkan kursi dua kali lipat.

“Untuk partai kita bisa menang 100 persen, dari enam kursi di DPRD bisa menjadi 12 kursi,” tandas Joko. (Ags/Mw)