4. Apresiasi pencapaian anak
Memberi apresiasi dan menaruh perhatian pada anak remaja Anda sama pentingnya dengan memuji mereka. Pujilah mereka atas upaya mereka dan beri tahu mereka ketika mereka melakukan sesuatu yang menyenangkan Anda.
Jangan takut untuk memberitahu mereka bahwa Anda mencintainya, meskipun hal tersebut tidak mendapat tanggapan dari beberapa remaja yang masih mengalami masa labil.
Di sisi lain, jika mereka gagal maka cobalah untuk bercerita atau memberitahu kepada anak Anda bahwa Anda juga pernah melakukan kesalahan.
Selain itu, beritahu juga kepada mereka beberapa hal yang akan Anda lakukan secara berbeda jika ada kesempatan untuk memperbaikinya. Biarkan mereka belajar dari konsekuensi tindakannya, sehingga hal tersebut bisa membuatnya mandiri.
5. Tetap jaga komunikasi di tengah kesibukan
Kesibukan orang tua baik bekerja maupun beraktivitas yang lain tak lantas memutus komunikasi dengan anak. Manfaatkan waktu yang Anda miliki bersama.
Makan malam bersama sebagai sebuah keluarga, menggunakan waktu mobil untuk mengobrol, atau mengobrol sebelum tidur adalah cara yang baik untuk tetap berhubungan sehari-hari dengan anak remaja Anda.
Anda juga harus memprioritaskan waktu berkualitas, salah satunya dengan sarapan di luar pada akhir pekan sebagai waktu khusus untuk mengobrol sepanjang minggu. Atau jadwalkan pertemuan keluarga bulanan untuk membahas keadaan dan konflik apa pun yang muncul.
Hal tersebut akan membuat anak remaja Anda merasa bahwa orang tua mereka terus berupaya dengan baik. (nay)
Naskah & Foto, Sumber: Tempo
















