Semarang – INFOPlus. Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang gelar pelatihan teknis pertolongan pertama bagi potensi SAR Kabupaten Magelang. Pelatihan tersebut diikuti 50 personel dari sejumlah potensi SAR.
Kegiatan pelatihan tersebut mulai 5-10 Juni 2023 dan dilaksanakan di Tempat Evakuasi Akhir Tanjung Muntilan, Kabupaten Magelang. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pertolongan pertama bagi potensi sar,
Kegiatan ini dilatih langsung oleh 5 anggota Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang yang mempunyai kompetensi dan keahlian di bidang pertolongan pertama. Sedangkan peserta berasal dari sejumlah instansi pemerintah, organisasi dan perorangan yang berpotensi di bidang pencarian dan pertolongan.
“Kabupaten Magelang adalah salah satu daerah yang menjadi sorotan karena disinilah terletak Candi Borobudur yang merupakan destinasi wisata super prioritas Indonesia,” tutur Direktur Sistem
Komunikasi Basarnas, Brigjen TNI Widjang Pranjoto lewat siaran pers, Kamis (8/6).
Menurut Widjang, pelatihan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan tentang pertolongan pertama, sehingga nantinya peserta dapat diberdayakan untuk mendukung Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, khususnya Unit Siaga Sar Borobudur, dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.”Secara garis besar, suksesnya operasi SAR akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur sehingga meningkatkan minat berwisata dan mendukung program destinasi super prioritas.
Harapan saya, pelatihan ini dapat menghasilkan potensi yang mandiri untuk memberikan pelayanan di bidang pencarian dan pertolongan secara optimal.”
“Jadikan pelatihan ini sebagai ajang pembelajaran, tukar menukar pengalaman serta mempererat jalinan silaturahmi serta meningkatkan sinergitas sesama penggiat pencarian dan Pertolongan,” pesan Widjang. (Ags/Ts)















