KENDAL – Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Kendal masih cukup tinggi. Pada tahun 2018, angka pengguran terbuka sebesar 5,4 %, sementara pada tahun 2019 malah meningkat menjadi 6 %.
Sekretaris daerah Kabupaten Kendal Moh. Toha pun meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak terkait bersinergi untuk mengurangi pengangguran terbuka tersebut dengan memanfaatkan semua potensi yang ada.
“Termasuk UMKM, Balai Latihan Kerja, KIK dan nantinya Kawasan Ekonomi Khusus Kendal. Kita harus kerja lebih keras lagi untuk mengurangi angka pengguran terbuka tersebut demi kesejahteraan warga Kabupaten Kendal,” ujarnya, Jumat (17/1).
Sekda Toha, juga mengajak untuk memulai aktivitas jajaran Pemkab Kendal di awal tahun ini dengan penuh semangat dan optimis. “Selamat bekerja dan berkarya sebaik mungkin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Dia juga mengingatkan kembali, sesuai dengan arah strategi yang telah direncanakan, agar pelaksanaan program dan kegiatan di setiap OPD harus sesuai arah kebijakan pembangunan tahunan daerah.
Tahun 2020, dengan tagline “Kendal Berdaya Saing”, menitikberatkan pada investasi yang maju, tata kelola pemerintahan yang profesional, dan kondusifitas daerah yang baik.
“Dengan arah pembangunan tersebut, diharapkan seluruh Perangkat Daerah dapat lebih fokus, konsisten untuk mencapai target yang ditentukan sesuai arah kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Kendal,” tegasnya.
Diharapkan bulan Januari ini, semua program dan kegiatan di OPD sudah bisa dijalankan atau mulai dikerjakan.
“Target diawal tahun ini, semua paket kegiatan yang dikerjakan pihak ketiga, harus segera diproses lelang supaya pekerjaan cepat selesai. Paling tidak awal Maret sudah mulai dikerjakan. Diharapkan tidak ada penundaan pekerjaan yang memang sudah bisa dikerjakan,” tandasnya. (mht)















