Semarang – Tim penjinak bom dari Gegana Brimob Polda Jateng mengamankan sebuah paket mencurigakan yang ditemukan warga di Ngaliyan Semarang, Rabu (16/5/2017) malam. Paket “bom” itu dilaporkan warga di Jalan Honggowongso samping Gereja GPDI Hosana Ngaliyan.
Petugas yang berhasil membuka isi paket yang awalnya diduga bom hanya menemukan beberapa benda. Diantaranya berisi sebuah jam tangan analog, beberapa buah baterai, sebuah PCB dan secarik kertas bertuliskan ”Sekali merobek ini, musnah. ISIS merdeka. ttd Ambrosi”.
Penemuan paket itu dinilai sebagai teror oleh pihak tak bertanggung jawab di tengah kondisi yang sedang marak aksi teror. Polisi sendiri masih memburu pemilik paket tersebut.
Sebelumnya, Tim Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jateng dipimpin Kompol Masqudori menindaklanjuti laporan masyarakat tentang adanya penemuan benda yang dicurigai sebagai bom di Polsek Ngaliyan, Semarang.
Benda mencurigakan itu pertama kali ditemukan Sdr Surya (25) warga Ngaliyan, Kota Semarang di Jalan Honggowongso samping Gereja GPDI Hosana Ngaliyan. Atas laporan itu segera ditanggapi petugas piket Polsek yang kemudian menghubungi tim siaga Jibom Gegana.
Kasat Brimob Polda Jateng Kombes Pol Tory Kristianto yang juga hadir saat penanganan bom menyampaikan kepada tim segera melakukan penanganan dan tidak gegabah dengan mengutamakan keselamatan.
Dengan alat deteksi X-ray tim Jibom dapat menyimpulkan bahwa benda tersebut bukan sebuah rangkaian bom. Dengan prosedur hand entry operator 1 berhasil membuka isi paket tersebut. Isisnya sebuah jam tangan analog, beberapa buah baterai, sebuah PCB dan secarik kertas bertuliskan ” Sekali merobek ini, musnah. ISIS merdeka. ttd Ambrosi”.
Kasat Brimob mengapresiasi kesigapan tim Jibom Gegana Jateng atas kesiapsiagaan tim Jibom yang dengan cepat merespon laporan masyarakat.
“Tidak lupa saya berterima kasih kepada warga masyarakat yang telah membantu melaporkan kegiatan yang mencurigakan disekitar kita. Segera laporkan hal-hal apapun yang mencurigakan kepada yang berwajib, kami akan cepat merespon laporan tersebut,” kata Kasatbrimob Polda Jateng Pol Tory Kristianto. (edi)















